Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Alat Deteksi Banjir di Kesambi Kudus Gantikan Kentongan dan Klakson

Kepala Desa Kesambi M Masri dan Bukhori menata tempat amplifier yang terhubung dengan sirine deteksi banjir. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Alat deteksi dini banjir di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dinilai akan sangat bermanfaat bagi desa yang kerap dilanda bencana banjir itu.

Masyarakat desa, dinilai bisa lebih siaga dan waspada setelah adanya sirine yang berbunyi menandakan volume air di Sungai Piji sudah tinggi.

Apalagi saat ini desa tersebut telah memiliki sejumlah relawan yang tergabung dalam Desa Tangguh Bencana (Destana).

Selama ini, memang pemerintah desa dan relawan destana cukup kesusahan untuk memberitahukan ke masyarakat tentang kewaspadaan banjir saat volume air sudah tinggi. Pasalnya, banjir bisa datang sewaktu-waktu, dan kerap saat tengah malam.

“Rata-rata banjir datang tengah malam, dulunya itu ngentongi di tiang telpon sebagai penanda banjir. Setelah ada Destana di tahun 2021, tandanya lewat klakson di sepeda motor yang ditaruh di beberapa titik jembatan untuk membangunkan warga,” kata Kepala Desa M Masri, Sabtu (26/3/2022).

Baca: Warga Kudus Bikin Alat Deteksi Banjir dari Barang Bekas

Warga yang terbagun, sambung dia, kemudian bergotong-royong untuk membesihkan sampah-sampah kiriman yang tersangkut di setiap jembatan yang menjadi salah satu penyebab meluapnya air sungai ke permukiman warga.

Beruntung, di tahun 2022 ini Bukhori mampu menciptakan alat deteksi dini banjir yang bisa membunyikan sirine dari toa. Gagasan dan inovasi yang bagus itupun mendapatkan apresiasi dan support penuh dari pemerintah desa.

Baca: Begini Cara Kerja Alat Deteksi Banjir Buatan Warga Kesambi Kudus

Alhamdulillah tahun ini kami sudah punya alat deteksi banjir. Agar warga pada tahu dan siaga untuk menekan risiko yang disebabkan dari bencana banjir. Kami support dengan pendanaan untuk pengadaan seperti amplifier, toa, dan yang lain,” ucapnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...