Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pansel Lelang Jabatan Disoal, Bupati Jepara Sodorkan Nama Baru

Pansel Lelang Jabatan Disoal, Bupati Jepara Sodorkan Nama Baru
Kepala BKD Jepara, Ony Sulistijawan saat klarifikasi soal lelang jabatan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Formasi panitia seleksi (pansel) lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah disoal.

Diketahui, formasi pansel lelang jabatan itu dimasalahkan karena taka da unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dari internal Pemkab Jepara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Ony Sulistijawan mengatakan lima orang yang masuk dalam formasi pansel itu sudah ditetapkan melalui rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Baca juga: Lelang Jabatan di Jepara Dinilai Sarat Transaksi

Bupati Jepara Dian Kristiandi, akhirnya menyodorkan nama baru kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Nama baru diusulkan setelah Ony melaporkan dan berkonsultasi dengan Bupati Jepara.

Dari konsultasi itu, Kepala BKD Jepara diminta berkoordinasi dengan KASN. Hasilnya muncul masukan dari KASN untuk memasukkan nama dari pejabat internal Pemkab Jepara.

Mendapatkan masukan itu, Pemkab Jepara menyetujuinya dengan pertimbangan agar posisi yang kosong segera terisi. Dengan begitu pelayanan publik segera berjalan optimal.

“Prinsipnya kami setuju untuk kelancaran. Karena secara aturan sudah mengikuti rekom KASN. Dan, kita tidak berani melangkah sebelum ada rekom dari KASN,” katanya.

Adapun formasi baru, yakni Hendri Santosa (Widyaiswara Jateng), digantikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Jepara Dwi Riyanto.

Baca juga: Lelang Jabatan Dituding Sarat Transaksi, Ini Kata BKD Jepara

Diberitakan sebelumnya, formasi pansel yang diumumkan Pemkab Jepara terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama mendapat kritikan.

Kala itu, lima orang yang masuk dalam pansel yakni, Wisnu Zaroh selaku Kepala BKD Provinsi Jateng. Lalu ada Widyaiswara Provinsi Jateng Hendri Santosa, dosen UNS Surakarta Tuhana, dosen Undip Semarang Annastasia, dan tokoh masyarakat Jepara Sholih.

Mereka akan menjadi panitia selter pengisian jabatan Kepala Dinkes, Kepala DKPP, Direktur RSUD R.A. Kartini, dan Staf Ahli Bupati Bidang pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM.

Saat itu, pengusulan nama-namanya bersamaan dengan usulan pelaksanaan seleksi terbuka (selter) empat jabatan yang masih kosong.

“Proses yang kita lakukan sudah sesuai aturan dan ketentuan sampai rekom itu keluar,” terang Ony, Jumat (25/3/2022).

Setelah mendapatkan dasar hukum, rekomendasi KASN, pihaknya langsung melakukan rapat. Hasilnya, 21 Maret kemarin, selter diumumkan dan dibuka pembukaan.

“Itu turun rekomendasinya, dan kita segera merapatkan, dan kemarin sudah pengumuman dan mulai pendaftaran. Tiba-tiba ada pemberitaan tentang cacat hukum itu,” kata Ony.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.