Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Makanan Sehat untuk Penderita TBC Beserta Pantangannya

Ini Makanan Sehat untuk Penderita TBC Beserta Pantangannya
Foto: Ilustrasi sayuran (pixabay.com)

MURIANEWS, Kudus- TBC atau Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis di paru-paru. Kondisi ini, kadang disebut juga dengan TB paru.

Bakteri tuberkulosis yang menyerang paru-paru menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk kronis dan sesak napas. Penderita TBC biasanya juga mengalami gejala lain seperti berkeringat di malam hari dan demam.

Dilansir dari Hello Sehat, Kamis (24/3/2022), TBC merupakan penyakit infeksi yang menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Penyakit tuberkulosis (TBC) memang masih dapat diobati dengan antibiotik.

Baca juga: Hari Tuberkulosis Sedunia, Ketahui Enam Mitos Seputar TBC yang Ternyata Salah Besar

Namun menjalani pengobatan tanpa memastikan asupan nutrisi yang tetap terpenuhi, berisiko membuat penyakit Anda susah sembuh. Maka dari itu, penderita TBC perlu untuk mencukupi nutrisi dengan mengonsumsi menu makanan yang dapat mempercepat penyembuhan.

Dengan menerapkan pola makan sehat untuk TBC, Anda turut meningkatkan kemampuan tubuh melawan infeksi bakteri penyebab TBC dan menjaga kecukupan gizi. Alhasil, Anda pun jadi lebih cepat sembuh.

Makanan yang dianjurkan untuk penderita TBC

Penderita TBC rentan mengalami penurunan nafsu makan, perubahan metabolisme, serta malabsorbsi nutrisi, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu menyerap gizi dari makanan yang dikonsumsi secara sepenuhnya.

Terlebih, pengobatan TBC juga dapat memengaruhi kerja sistem pencernaan. Tak jarang penderita TBC mengalami mual, muntah, dan kram di bagian perut akibat efek samping obat antituberkulosis. Padahal pengobatan yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit ini bisa berlangsung hingga hampir satu tahun.

Oleh karena itu, penting bagi penderita TBC untuk menerapkan pola makan sehat dan teratur dengan mengonsumsi makanan yang dapat mempercepat proses penyembuhan.

Dilansir dari TB Facts, tedapat enam jenis sumber makanan yang diperlukan untuk penderita TBC, yakni karbohidrat dan lemak yang menjadi sumber energi, protein, vitamin, serta mineral. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai nutrisi dan contoh menu makanan yang dibutuhkan untuk penderita TBC:

Makanan kaya kalori untuk penderita TBC

Meningkatkan asupan kalori akan membantu memenuhi kebutuhan energi dan mengoptimalkan kerja sistem kekebalan tubuh. Hal ini penting karena pengidap TBC yang memiliki berat badan yang kurang ideal atau malnutrisi berisiko memperburuk kondisi penyakitnya.

Dirjen Pelayanan Kesehatan RI menetapkan standar kebutuhan kalori yang wajib dipenuhi penderita TBC adalah 40-45 kkal dari berat badan per harinya.

Hasil penelitian yang berjudul Tuberculosis and Nutrition juga menyebutkan menambah konsumsi makanan sumber energi selama enam minggu dalam masa pengobatan TBC bisa membuat peserta memiliki kondisi fisik yang lebih baik dibandingkan kelompok yang tidak diberikan energi tambahan.

Karbohidrat dan lemak tidak jenuh

Makanan untuk penderita TB yang dianjurkan untuk meningkatkan energi adalah karbohidrat dan lemak. Tentunya, dalam batas normal. Contoh makanan yang merupakan sumber karbohidrat sehat untuk menu diet sehat penderita TBC bisa berasal dari: nasi, bubur, nasi tim, kentang, roti dan gandum.

Jika penderita kesulitan mengonsumsi makanan jenis karbohidrat dalam porsi besar, cobalah untuk makan dalam porsi kecil tapi lebih sering.

Sementara itu, sumber makanan tinggi lemak baik atau tidak jenuh merupakan jenis lemak yang dianjurkan untuk penderita TBC. Daftar makanan yang mengandung lemak tidak jenuh, antara lain: ikan, kacang-kacangan, susu rendah lemak, dan daging rendah lemak.

Cara pengolahan makanan lemak tidak jenuh juga sebaiknya diperhatikan. Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak yang digoreng atau disajikan dengan santan, terutama saat penderita TBC mengalami gangguan pencernaan atau mual. Anda sebaiknya menggunakan minyak nabati atau minyak zaitun untuk mengolah makanan berlemak.

Protein

Selain energi, Anda juga membutuhkan makanan tinggi protein yang lebih banyak dibandingkan orang sehat. Hal ini karena protein dapat mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan akibat infeksi. Protein juga membantu menjaga berat badan Anda tetap normal.

Selain itu, protein berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak dalam tubuh. Kebutuhan protein yang perlu dipenuhi oleh penderita TBC adalah 2–2,5 gr / kg dari berat badan per harinya.

Untuk membantu kesembuhan TBC, penderita perlu memperoleh makanan dari dua sumber protein, yakni hewani dan nabati. Daftar makanan tinggi protein hewani untuk mempercepat penyembuhan penderita TBC adalah: ayam, daging tanpa lemak, ikan, udang, kerang, susu, keju, dan telur.

Sementara contoh sumber protein nabati yang perlu disertakan dalam menu makanan penderita TBC sehari-harinya adalah: tahu, tempe, kacang merah, kacang hijau, dan kacang kedelai.

Vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral sangat Anda butuhkan ketika sakit TBC. Kekurangan vitamin dan mineral dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun sehingga lebih rentan terhadap infeksi.

Sumber makanan yang kaya akan vitamin dan mineral biasanya merupakan sayur-sayuran dan buah-buahan. Namun, beberapa mineral juga bisa ditemukan di jenis makanan yang dominan dengan kandungan protein.

Selain kebutuhan makan sehat yang dibutuhkan, penderita TBC pun perlu menghindari beragam makanan yang membuat penyakitnya sulit untuk disembuhkan.

Berikut adalah daftar pantangan makanan dan minuman bagi penderita TBC.

1. Produk makanan olahan

Makanan olahan tidak baik untuk dikonsumsi penderita TBC, terutama yang memakai pengawet. Beberapa makanan yang masuk ke daftar pantangan ini adalah gula, roti putih, nasi putih, tepung, kue, kue kering, puding olahan, serta makanan kaleng.

2. Daging merah tinggi lemak dan kolesterol

Daging merah, seperti daging sapi dan kambing, mengandung lemak jenuh. Memakan makanan dengan lemak yang tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Ini menjadi salah satu pantangan makanan yang harus dipatuhi penderita TBC demi menjaga kesehatan.

3. Makanan mengandung garam berlebih

Salah satu pantangan untuk penderita TBC adalah makanan mengandung garam tinggi karena menyebabkan hipertensi. Tekanan darah yang tinggi bisa menurunkan kondisi kesehatan penderita TBC.

4. Alkohol

Bagi penderita TBC, alkohol dapat menambah risiko kerusakan hati akibat efek samping obat yang dikonsumsinya.

5. Kopi atau minuman mengandung kafein

Minuman yang mengandung kafein tidak baik bagi penderita TBC. Selain kopi, pantangan minuman yang mengandung kafein lainnya, seperti teh, juga tidak dianjurkan.

6. Minuman berkarbonasi

Minuman berkarbonasi adalah minuman yang telah dicampur dengan gas karbon dioksida. Salah satu minuman berkarbonasi yang dikenal banyak orang adalah minuman bersoda.

Selain daftar makanan dan minuman pantangan untuk penderita TBC di atas, penting menghindari beragam macam tembakau, seperti rokok. Racun yang terkandung dalam rokok berbahaya untuk kesehatan, terutama paru-paru sehingga mengakibatkan kondisi tuberkulosis semakin buruk.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Comments
Loading...