Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tusuk Tetangga Gegara Rebutan Parkir, Pria di Semarang Terancam 15 Tahun Penjara

Geber Kendaraan, Sopir Angkot Ditusuk Pegawai SPBU di Bekasi
Ilustrasi. (Pixabay)

MURIANEWS, Semarang – Gara-gara rebutan parkir, seorang warga Semarang bernama Sthefanus Septian Dwi Kristiawan (23) tega menusuk dua tetangganya sendiri. Akibat perbuatannya itu, ia kini terancam 15 tahun penjara lantaran dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.

Wakil Kepala Polrestabes Semarang AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha membenarkan peristiwa penusukan tersebut. Ia pun menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Selasa (15/3/2022) lalu.

Saat itu, tersangka yang baru saja dari lahan parkir tiba-tiba datang ke rumah korban di Jalan Tegalsari Sendang III, Candisari, Kota Semarang. Di rumah korban pelaku dan korban sempat cekcok. Tiba-tiba, pelaku menusuk kedua korban dengan pisau lipat yang sudah dipersiapkan.

”Jadi pelaku ini membawa sajam (senjata tajam) ke rumah korban, kemudian cekcok. Selanjutnya, karena tersangka bawa sajam terjadilah penusukan,” terang Iga seperti dikutip Detik.com, Senin (21/3/2022).

Iga menjelaskan, penusukan tersebut berawal dari perebutan lahan parkir di salah satu toko emas di Jalan Kranggan. Karena tak terima pelaku mendatangi korban ke rumahnya.

Aksi tersebut sempat terekam CCTV dan terlihat saat pelaku menusuk korban. Sejumlah orang pun berusaha melerai sehingga akhirnya pelaku lari. Sementara itu, dua korban yaitu NR dan MR dibawa ke rumah sakit karena luka tusuk.

”Korban pertama, NR, luka tusuk di bagian pundak kanan dan ketiak. MR (korban kedua) di perut. Salah satu korban sempat kritis dan masih perawatan,” ujar Iga.

Sementara itu, tersangka membenarkan aksinya dilatarbelakangi soal lahan parkir. Ia juga sudah menyiapkan senjata tajam dan mendatangi korban dalam kondisi mabuk minuman keras.

”Saya sembunyikan pisau di sisi kanan. Buat jaga-jaga. Saya mabuk waktu itu, tapi kondisi masih sadar,” ujar tersangka.

Dia juga mengaku kenal dekat dengan korban karena mereka bertetangga dan akrab sejak kecil. ”Ya sudah kenal sejak kecil, itu tetangga,” imbuhnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...