Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bocah 9 Tahun di Semarang yang Makamnya Dibongkar Polisi Diduga Diperkosa Ayah Kandung

Ilustrasi Mayat
Ilustrasi

MURIANEWS, Semarang – Makam bocah perempuan yang dibongkar Polrestabes Semarang diduga korban pemerkosaan ayah kandungnya, WD (41). Hal itu diketahui setelah ibu kandung korban melaporkan terduga pelaku ke polisi.

Wakil Kepala Polrestabes Semarang, AKBP Iga Dwi Perbawa Nugraha mengatakan, terduga pelaku sebenarnya sudah bercerai dengan istrinya (ibu korban). Dalam perceraian tersebut korban ikut dan tinggal dengan ibunya.

Baca: Meninggal Tak Wajar, Makam Bocah Sembilan Tahun di Semarang Dibongkar Polisi

”Mereka tadinya suami istri (dengan) anak tiga. Anak (korban) ikut ibunya, tapi masih sering nengok bapaknya di kos,” katanya saat jumpa pers seperti dikutip Detik.com, Senin (21/3/2022).

Sebelum kejadian, korban yang masih berusia sembilan tahun itu datang ke kos ayahnya. Saat itu, korban tengah demam. Diduga pelaku memerkosa korban yang sedang dalam kondisi tidak berdaya.

”Korban akhirnya mengalami kejang selama sekitar satu hingga dua jam,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan, menambahkan, melihat korban yang kejang, pelaku langsung melarikan sang anak ke rumah sakit. Namun, nahas nyawanya tidak tertolong.

”Dalam surat keterangan dokter terungkap, kematian korban tidak wajar. Dengan tanda kekerasan di vagina dan dubur. Dari adanya itu kita buatkan laporan polisi, sementara korban sudah dimakamkan,” ungkap.

Baca: Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan, Forensik Polda Jateng Ambil Sembilan Sampel

Dengan adanya dugaan kematian tidak wajar, lanjutnya, pihak kepolisian melakukan pembongkaran dan autopsi hari itu juga. Hasilnya, terbukti adanya kematian yang diakibatkan kekerasan seksual.

Sebelumnya, polisi membongkar makam seorang bocah berusia sembilan tahun di Kota Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (19/3/2022). Makam tersebut berada di Kecamatan Genuk.

Polrestabes Semarang saat itu mengungkap sedang menyelidiki laporan masyarakat terkait kematian bocah tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Dony Lombantoruan mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melakukan pembongkaran makam. Belakangan terungkap bocah itu tewas gegara diperkosa ayah kandungnya sendiri.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.