Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Rayakan Gol Everton, Tangan Frank Lampard Sampai Cedera

Frank Lampard

Frank Lampard mengelami cedera pada tangannya saat merayakan kemenangan Everton atas New Castle. (www.facebook.com/franklampard)

MURIANEWS, London- Sangking hebohnya dalam merayakan gol, membuat Pelatih Everton, Frank Lampard mengalami cedera pada tangannya. Hal ini terjadi saat Everton berhasil menang 1-0 di lanjutan Liga Inggris, Jumat (18/3/2022) dinihari WIB.

Kemenangan Everton atas New Castle memang sangat krusial bagi tim London ini. Dengan hasil itu untuk sementara Everton berada satu strip diatas batas akhir zona degradasi. Everton berada di posisi 17, atau tepat diatas zona degradasi dengan poin 25.

Frank Lampard telah mengungkapkan bahwa dirinya telah mematahkan tangannya sendiri dalam perayaan pasca-pertandingan saat timnya meraih kemenangan 1-0 atas Newcastle United. Alex Iwobi mencetak gol tunggal kemenangan timnya yang emosional pada menit ke-99.

Mantan gelandang Chelsea itu terjebak dalam kegembiraan di Goodison Park saat timnya merebut tiga poin dan bergerak dari zona degradasi. Kepada awak media Lampard menjelaskan, jika dirinya tidak menyadari hal itu sebelumnya.

BACA JUGA: Everton Vs Newcastle, Penyusup Masuk Lapangan dan Mengikat Diri di Tiang Gawang

“Saya telah mematahkan tangan saya dalam perayaan. Saya akan mengambilnya untuk tiga poin! Itu dalam perayaan untuk gol. Saya tidak menyadari pada saat itu, tetapi ketika permainan berlangsung, itu agak sakit di sana. Ini agak goyah tapi tidak apa-apa. Saya tidak peduli,” ujar Frank Lampard usai pertandingan.

Meski mengalami cedera, Frank Lampard menyatakan dirinya sangat lega pada pertandingan ini. Menurutnya malam itu adalah pertandingan yang luar biasa bagi dirinya dan Tim Everton.

“Itu adalah malam yang luar biasa. Sangat penting bahwa kita menempatkan perspektif di atasnya, karena kita perlu malam-malam dan ada jalan panjang untuk pergi. Kami harus menikmatinya dan kami harus menyadari apa yang membuat kami menang,” ujarnya menambangkan.

“Itu adalah semangat, itu adalah kebersamaan. Saya berbicara dengan para pemain dalam seminggu dan banyak dari mereka berdiri malam ini,” lagi Lampard menambahi.

Pada pertandingan ini, Lampard memang layak terbawa euporia, melihat jalannya pertandingan. Hingga mendekati akhir pertandingan skor masih imbang 0-0. Ditambah pada menit ke-83 gelandang Brasil mereka, Allan Marquez malah terkena kartu merah.

Situasinya saat itu sempat menimbulkan rasa frustasi bagi timnya. Karena keputusan wasit menurutnya masih bisa diperdebatkan. Kartu merah di menit-menit akhir pertandingan jelas bisa merubah permainan.

“Apakah itu (Seharusnya, kartu) kuning? Tentu saja. Apakah itu kuning yang kuat? Berpotensi. Kartu merah dapat mempengaruhi permainan, karena kami bisa saja kehilangan permainan itu di belakang, sebanyak itu menggembleng kami,” jelas Lampard soal kartu kuning itu.

“Masalah terbesar adalah kami mendapatkan tiga poin tetapi kami kehilangan Allan selama tiga pertandingan, yang merupakan masalah besar bagi kami,” kali Lampard mengeluh.

Penulis: Budi Erje
Editor: Budi Erje
Sumber: Daily Mail

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.