Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Cegah Radikalisme, BNPT Ajak Santri Mienial Dakwah di Medsos

Cegah Radikalisme, BNPT Ajak Santri Mienial Dakwah di Medsos
Para santri melakukan kirab memperingati HSN 2021. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Jakarta- Sebagai upaya untuk mencegah agar gerakan radikalisme tidak semakin mewabah, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak santri milenial untuk berdakwah di media sosial (medsos). Hal ini mengingat gerakan radikal juga aktif menyebarkan gerakannya di medsos.

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, dakwah di media sosial ini perlu dilakukan guna menangkal narasi kelompok radikal yang juga kerap memakai media sosial.

“Berdakwah itu bisa juga dilakukan melalui media sosial,” ujar Boy Rafli, Jumat (18/3/2022).

Dia melaporkan, sebanyak 2.157 orang Indonesia berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Mereka dimanfaatkan ISIS untuk menggulingkan pemerintahan yang sah di sana.

BacaHeboh Penceramah Radikal, BNPT Beberkan Ciri-Cirinya

Dari jumlah 2.157 orang Indonesia di Suriah, sebagian ada yang meninggal dunia dan ditahan. Sedangkan sebagian lagi kembali ke Indonesia.

“Ada juga yang hari ini masih berada di kamp pengungsian, utamanya wanita dan anak-anak. Jumlahnya kisaran 370. Dari jumlah itu yang berusia di bawah 10 tahun sebanyak 82 anak,” katanya.

Boy berkomitmen agar pengiriman warga Indonesia ke Suriah tidak terjadi lagi. Oleh karena itu, santri untuk semakin gencar berdakwah di media sosial untuk menekan narasi kelompok radikal.

BacaBNPT Sebut Persebaran Radikalisme Seperti Covid-19

“Mereka mempropagandakan bahwa di Suriah (Syam) akan lahir negara Islam dunia yang memberikan harapan baru. Sehingga lebih dari 120 negara yang warganya terpapar dengan ajakan tersebut,” jelas Boy Rafli, dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (18/3/2022).

Dia juga mengatakan, para santri perlu terus mengembangkan narasi di media sosial bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin yang artinya Islam adalah rahmat bagi alam semesta.

“Dengan pemahaman yang baik ini, umat Islam Indonesia tidak dimanfaatkan kelompok tertentu untuk maksud kejahatan seperti saat kampanye ISIS,” paparnya.

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

Comments
Loading...