Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini 24 Ragam Rambu Lalu Lintas dan Artinya yang Penting Diketahui Pengendara

Ini 24 Ragam Rambu Lalu Lintas dan Artinya yang Penting Diketahui Pengendara
Foto: Ilustrasi rambu lalu lintas (wikipedia.org)

MURIANEWS, Kudus- Rambu lalu lintas adalah salah satu sarana yang ditempatkan di sepanjang ruas jalan raya dengan tujuan menjaga keamanan seluruh pengguna jalan. Oleh sebab itu, semua pengendara wajib hukumnya untuk mematuhi rambu lalu lintas tersebut.

Sejauh ini, ada cukup banyak jenis rambu lalu lintas yang dipasang di jalan raya serta jalan tol. Masing-masing rambu lalu lintas ini memiliki arti berbeda.

Rambu lalu lintas yang ada tidak hanya berupa gambar saja. Namun, ada rambu yang hanya berisikan lambang huruf, angka atau kata-kata.
Baca juga: Ketahui Lima Jenis Marka Jalan dan Fungsinya, Harap Perhatikan saat Berkendara

Dilansir dari laman Auto2000, rambu lalu lintas yang diterapkan di Indonesia ternyata dibagi menjadi beberapa kelompok. Pengelompokan ini dibagi berdasarkan arti dari masing-masing rambu. Ada yang menunjukkan peringatan, larangan, perintah, hingga petunjuk.

1. Rambu Peringatan

Kelompok rambu lalu lintas yang pertama adalah rambu peringatan. Rambu peringatan berfungsi untuk memberikan peringatan akan kemungkinan terjadinya bahaya bagi pengguna jalan.

Jika melihat rambu seperti ini di jalan, maka Anda perlu lebih berhati hati dan bersiap akan jalanan yang tidak rata. Rambu jenis ini bisa dikenali dari warna dasar yang digunakan, yakni kuning dengan tulisan atau lambang berwarna hitam.

Selain itu, terdapat gambar rambu lalu lintas seperti tanda arah. Berikut beberapa contoh rambu peringatan dan artinya.

Rambu Belok Kiri

Rambu dengan kode 1a ini memiliki bentuk belah ketupat dengan warna dasar kuning dan lambang panah ke kiri. Artinya, jalanan akan menikung ke arah kiri.

Rambu Belok Kanan

Rambu dengan kode 1b ini memiliki bentuk belah ketupat dengan warna dasar kuning dan lambang panah ke kanan. Artinya, jalanan akan menikung ke arah kanan.

Rambu Turunan

Bergambar sebuah mobil yang melalui turunan. Artinya, di depan akan ada turunan.

Rambu Turunan Curam

Bergambar sebuah mobil yang melalui turunan curam. Artinya, di depan akan ada turunan curam.

Rambu Tanjakan

Bergambar sebuah mobil yang melalui tanjakan. Artinya, di depan akan ada tanjakan.

Rambu Tanjakan Curam

Bergambar sebuah mobil yang melalui tanjakan curam. Artinya, di depan akan ada tanjakan curam.

2. Rambu Larangan

Kelompok rambu lalu lintas selanjutnya adalah rambu larangan. Rambu ini berfungsi sebagai peringatan larangan akan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pengguna jalan.

Cirinya adalah berwarna dasar putih dengan tulisan atau lambang berwarna merah, biasanya juga disertai lingkaran atau garis berwarna merah. Berikut rambu lalu lintas beserta artinya pada kelompok rambu larangan.

Rambu Stop

Rambu stop memiliki arti rambu lalu lintas yang mewajibkan Anda berhenti sesaat, sebelum mendapat kode untuk meneruskan perjalanan. Rambu ini pastinya sering dilihat oleh pengguna jalan.

Rambu Dilarang Masuk

Berbentuk bulat dengan warna dasar merah dan garis horizontal putih di bagian tengah. Rambu larangan ini memiliki arti bahwa Anda tidak boleh masuk ke kawasan tersebut.

Bagi pengemudi kendaraan bermotor, cobalah lebih sering memperhatikan rambu larangan ini karena ada berbagai macam daerah batasan yang tidak boleh dilalui oleh kendaraan bermotor.

Rambu Dilarang Parkir dan Berhenti

Berbentuk bulat dengan warna putih sebagai dasarnya dan huruf p dicoret. Artinya, Anda dilarang parkir. Untuk rambu dilarang berhenti, terdapat huruf s dicoret. Keduanya memiliki garis tepi yang berwarna merah.

Rambu Larangan Isyarat Suara

Berbentuk bulat dengan warna dasar putih dan lambang “terompet” yang dicoret garis merah. Artinya, Anda dilarang mengeluarkan isyarat suara (klakson).

3. Rambu Perintah

Selanjutnya ada kelompok rambu perintah. Rambu-rambu lalu lintas ini berisi perintah yang harus ditaati oleh pengguna jalan. Bentuknya bundar berwarna biru serta memiliki tulisan atau lambang berwarna putih.

Rambu Bundaran

Berbentuk bundar dengan warna dasar biru dan arah panah melingkar. Artinya, Anda harus mengikuti arah yang ditentukan bundaran.

Rambu Pejalan Kaki

Berbentuk bundar berwarna biru dengan lambang dua orang berwarna putih. Artinya, wajib untuk pejalan kaki.

Rambu Kecepatan Minimum

Berbentuk bundar dengan warna dasar biru dan angka kecepatan berwarna putih, menunjukkan kecepatan minimum yang diwajibkan.

Rambu Lepas Kecepatan Minimum

Berbentuk bulat dengan warna dasar biru dan angka kecepatan yang dicoret garis merah, menunjukkan batas akhir kecepatan minimum yang diwajibkan.

4. Rambu Petunjuk

Rambu petunjuk digunakan untuk menunjukkan jurusan sekaligus sebagai penegas jurusan dan petunjuk arah untuk mencapai suatu tujuan, entah itu suatu kota, daerah, maupun wilayah. Rambu satu ini menggunakan warna dasar hijau dengan tulisan atau lambang berwarna putih.

Untuk petunjuk objek wisata, rambu lalu lintas menggunakan warna dasar coklat dengan tulisan atau lambang putih. Sedangkan rambu lalu lintas yang menunjukkan fasilitas umum atau perbatasan wilayah memiliki warna dasar biru.

Berikut rambu lalu lintas dan artinya pada kelompok rambu petunjuk.

Rambu Petunjuk Jurusan di Persimpangan

Merupakan rambu pendahulu petunjuk jurusan pada persimpangan di depan.

Rambu Petunjuk Jurusan Arah Daerah

Merupakan rambu pendahulu petunjuk jurusan yang menunjukkan arah daerah.

Rambu Petunjuk Objek Wisata

Berbentuk serupa tanda panah dengan warna dasar coklat dan tulisan putih, menunjukkan arah menuju objek wisata.

Rambu Awal Batas Daerah

Berbentuk persegi panjang dengan warna biru dan tulisan putih, menunjukkan awal batas sebuah daerah.

5. Papan Tambahan

Kelompok rambu lalu lintas berikutnya adalah papan tambahan. Papan tambahan ini berfungsi untuk menyatakan suatu kondisi yang hanya berlaku pada saat-saat tertentu, jarak tertentu, dan jenis kendaraan tertentu.

Papan tambahan adalah alat bantu untuk melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas pada situasi tertentu, misalnya kecelakaan lalu lintas. Untuk menggunakannya, papan tambahan dipasang kurang lebih 5-10 cm dari sisi terbawah rambu dengan lebar papan tidak melebihi rambu.

Papan tambahan harus menggunakan warna dasar putih dengan bingkai dan tulisan berwarna hitam. Isi informasi dalam papan tambahan harus berkaitan dengan rambu.

Pesan juga harus singkat dan mudah dipahami oleh seluruh pengguna jalan. Berikut beberapa contoh papan tambahan rambu lalu lintas dan juga artinya yang sering digunakan.

Papan Jenis Kendaraan

Papan tambahan jenis ini memuat informasi tentang jenis kendaraan yang boleh melintas di jalan tersebut. Misalnya, papan “Khusus Bus” menunjukkan bahwa jalan tersebut hanya diperuntukkan bagi bus.

Papan Berlakunya Rambu

Papan tambahan jenis ini memuat informasi terkait seberapa jauh jarak berlakunya rambu. Misalnya, jika pada papan tertulis lambang panah ke kanan 10 meter, maka rambu yang bersangkutan berlaku di sepanjang 10 meter bagian kanan rambu.

Papan Durasi Berlakunya Rambu

Papan ini memuat informasi mengenai durasi berlakunya rambu. Misalnya, papan “06.00-09.00” memiliki arti bahwa rambu tersebut berlaku mulai pukul 06.00 hingga 09.00. Di luar jam tersebut, rambu tidak berlaku lagi.

Papan Peringatan

Papan ini memuat peringatan yang berkaitan dengan rambu. Misalnya, papan “licin di waktu hujan” memperjelas rambu “awas jalanan licin”.

6. Rambu Nomor Rute

Poin terakhir dalam berbagai macam rambu lalu lintas menjelaskan tentang rambu nomor rute. Sesuai namanya, rambu nomor rute menunjukkan kode rute dari jalan yang sedang Anda lalui.

Rambu Rute Provinsi

Berbentuk segi enam dengan garis merah di bagian atas yang dilengkapi tulisan “provinsi” berwarna putih. Misalnya, rambu “provinsi 36” menunjukkan Anda sedang melintas di rute provinsi nomor 36.

Rambu Rute Nasional

Berbentuk segi enam dengan garis biru di bagian atas yang dilengkapi tulisan “nasional” berwarna putih. Misalnya, rambu “nasional 22”, menunjukkan Anda sedang melintas di rute nasional nomor 22.

Itulah pembahasan mengenai rambu lalu lintas dan artinya yang berlaku di Indonesia. Dengan memahami tiap-tiap rambu lalu lintas yang ada, Anda telah menjadi pengguna jalan yang tertib. Anda juga sudah membantu menjaga keamanan serta kenyamanan pengguna jalan lainnya.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: auto2000.co.id

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.