Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Perbaiki Sekolah Rusak, Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 22 Miliar

Perbaiki Sekolah Rusak, Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 22 Miliar
Sejumlah pejabat daerah tengah meninjau sekolah rusak beberapa waktu lalu (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Seratusan sekolah rusak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah segera diperbaiki. Pemkab setempat telah menganggarkan Rp 23 miliar untuk perbaikan itu.

Rencana perbaikan akan dilangsungkan pada pertengahan Maret 2022. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Harjuna Widada mengatakan total ada 110 sekolah yang akan diperbaiki.

Untuk rinciannya, imbuh Harjuna, adalah sebanyak seratus bangunan sekolah dasar (SD) dan sepuluh bangunan sekolah menengah pertama (SMP).

Baca juga: Miris, Bangunan Sekolah Rusak di Kudus Ini Masih Digunakan

Sementara terkait sebarannya, untuk tingkat SD paling banyak berada di Kecamatan Mejobo dan Kaliwungu masing-masing ada 14 sekolah. Kemudian disusul Kecamatan Undaan ada 13 sekolah, dan paling sedikit di Kecamatan Kota ada enam sekolah.

Selanjutnya untuk untuk tingkat SMP tersebar di Kecamatan Bae dua sekolah, Kecamatan Undaan tiga sekolah, Kecamatan Jekulo dua sekolah, sementara di Kecamatan Gebog, Kota dan Jati masing-masing satu sekolah.

“Ini kami lakukan secepat mungkin, saat ini kami tengah menunggu dari konsultan perencana. Begitu perencanaannya sudah siap, perbaikan gedung sekolah bisa segera dimulai,” kata Harjuna Sabtu (12/3/2022).

Dia menambahkan, jumlah tersebut memang belum mengkover semua sekolah rusak yang ada di Kudus. Pihak dinas, akan mendata lagi sekolah yang perlu perbaikan dan diusulkan pada APBD 2023 mendatang.

“Tapi kalau nanti anggarannya ada, akan kami usulkan melalui APBD Perubahan 2022,” pungkasnya.

Harjuna menambahkan, selama masa perbaikan nanti, sekolah diminta memanfaatkan ruangan lainnya. Seperti ruangan guru maupun perpustakaan atau mengatur jadwal masuk agar semuanya bisa mengikuti pembelajaran tatap muka.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.