Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Banjir Pati Meluas, Lima Desa di Jakenan Terendam

Banjir di Pati Meluas, Lima Desa di Jakenan Terendam
Lima desa di Kecamatan Jakenan, Pati, Jawa Tengah, terendam banjir. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, PatiBanjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (8/3/2022) meluas. Sebanyak lima desa di Kecamatan Jakenan ikut terendam bah lantaran meluapnya aliran Sungai Sentul.

Kepala Pelaksana Harian badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan lima desa itu yakni, Desa Nglonggong, Desa Sembaturagung, Desa Bungasrejo, Desa Tondomulyo dan Desa Kalimulyo.

Pihaknya belum bisa merinci jumlah rumah yang terendam banjir. Namun, dipastikan ada ratusan rumah warga terdampak dari bencana banjir tersebut.

Baca juga: Banjir Rendam Ratusan Rumah di Tiga Desa Pati

“Baru saya kirimkan tim di bawah Komando Kasi Kedaruratan untuk assesment ke lokasi,” ujar Martinus.

Dijelaskan, banjir terjadi akibat luapan Sungai Sentul. Tingginya curah hujan di wilayah Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati membuat Sungai Sentul tak mampu menampung debit air.

Selain itu, tanggung sungai di barat Desa Nglonggong juga jebol. Luapan air pun menggenangi pemukiman warga dan persawahan.

“Air mulai masuk ke area pemukiman hari selasa jam 02.00 WIB. Tinggi air di Jalan Pertigaan Pasar Nglonggong sekitar 60 cm,” tutur dia.

Akibat bencana tersebut ini jalan Winong-Jakenan ditutup. Selain itu, ratusan hektare sawah yang siap panen juga terancam puso.

“Di Desa Nglonggong rumah yang terendam banjir sekitar 70 rumah. Area persawahan kira kira 70 hektare, 40 hektare siap panen, kerugian panen apabila dalam 1 hari tidak surat bisa mencapai Rp 1.536.000.000 dengan setimasi hektare panen 6 ton, harga 1 ton Rp 460.000,” ujar dia.

Sebelumnnya diberitakan, bencana banjir melanda tiga desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (8/3/2022). Tiga desa tersebut Desa Ketitang Wetan, Kuniran, dan Ngening, Kecamatan Batangan.

Sebanyak 800 rumah di tiga desa itu banjir sejak pukul 03.00 WIB. Tak hanya itu, ratusan hektare sawah siap panen juga terancam puso akibat terendam banjir.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...