Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ramai Wacana Penundaan Pemilu 2024, Jokowi Buka Suara

Ramai Wacana Penundaan Pemilu 2024 Jokowi Buka Suara

Jokowi sata pidato acara HPN secara virtual (tangkapan layar)

MURIANEWS, Jakarta- Ramai usulan penundaan pemilu yang dilontarkan oleh sejumlah elite parpol, telah membuat geger masyarakat. Sebab, hari dan tanggal pemungutan suara oleh Komisi peilihan Umum (KPU) sudah ditetapkan pada 14 Februari 2024.

Mengenai hal itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun angkat bicara. Jokowi justru mengajak semua pihak untuk bersikap tenang dan menghormati konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Kita bukan hanya taat dan tunduk, tetapi juga patuh pada konstitusi,” kata Jokowi.

Baca: Jusuf kalla Nilai Penundaan Pemilu Langgar Konstitusi

Jokowi menuturkan, wacana menunda pemilu tidak bisa dilarang karena hal itu merupakan bagian dari demokrasi. Namun, ia menegaskan, pelaksanaan atas wacana tersebut harus tunduk pada aturan yang tertuang dalam konstitusi.

“Siapa pun boleh-boleh saja mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan (masa jabatan presiden), menteri atau partai politik, karena ini kan demokrasi. Bebas saja berpendapat,” kata Jokowi.

Baca: Ketua PBNU Nilai Usulan Penundaan Pemilu 2024 Tidak Masuk Akal

“Tetapi, kalau sudah pada pelaksanaan, semuanya harus tunduk dan taat pada konstitusi,” imbuh Jokowi.

Jokowi pun meminta kepada semua masyaralat untuk menghormati keputusan yang sudah dkitetapkan oleh KPU terkait pelaksanaan pemilu 2024. Sebab, apa yang sudah diputuskan tersebut sudah melalui proses panjang dan melibatkan berbagai pihak.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Kompas.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.