Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Selingkuh dengan Istri Tetangga, Sekdes di Pemalang Dituntut Mundur Warga

Sejumlah warga saat menggeruduk balai desa menuntut sekdes mundur karena diduga selingkuh dengan istri tetangga. (Radartegal.com)

MURIANEWS, Pemalang – Sorang sekretaris desa (sekdes) di Kecamatan Comal, Pemalang dituntut untuk dipecat dari jabatannya oleh warga. Tuntutan tersebut dilakukan lantaran, sekdes berinisial M tersebut diduga selingkuh dengan istri tetangganya sendiri berinisial S

Tuntutan tersebut diungkapkan warga dengan menggeruduk kantor desa setempat, Rabu (2/3/2022) lalu. Aksi tersebut pun direkam oleh warga dan viral di jagat maya.

Video tersebut juga turut dibagikan oleh akun Instagram @kabarnegri, Kamis (3/3/2022). Disebutkan akun tersebut, demo ratusan warga itu terjadi, Rabu (2/3/2022) lalu.

Melansir radartegal.com, dalam video itu, terlihat warga menuntut agar sekdes yang diduga selingkuh dipecat. Sebagai bentuk protes, warga juga membawa sejumlah poster bertuliskan protes.

Tak hanya laki-laki, demo itu juga diikuti perempuan. “Mohon pecat! Mohon pecat! Mohon pecat!” teriak warga kompak.

Petugas keamanan yang berjaga pun sempat menghalau warga dan mengimbau peserta aksi membubarkan diri. Alasannya, karena demo dilakukan di tengah pandemi dan menimbulkan kerumunan.

“Namun warga tidak bergeming dan tetap bersikukuh agar Sekdes dipecat,” demikian keterangan unggahan itu.

Dari informasi yang berhasil dikumpulkan, TS, suami SI, menduga istrinya berselingkuh dengan M sudah sekitar sebulan terakhir. TS mengaku kerap memergoki istrinya jalan bareng dengan sekdes.

Sementara itu Kepala Desa Susukan, Irfanudin mengatakan dia tak memiliki kewenangan memecat sekdes dimaksud. “Itu ranah melalui proses jalur hukum,” kata Irfanudin.

Sedangkan warga menuntut agar kasus hukumnya bisa berjalan dengan cepat. Sehingga sekdes yang sudah mencoreng nama baik Desa Susukan bisa secepatnya dipecat, karena dinilai sudah sangat meresahkan.

Kapolsek Comal AKP Heru Irawan menjelaskan pihaknya kemudian berinisiasi menggelar musyawarah antara perwakilan warga dengan desa. Hasilnya, kasus perselingkuhan itu diselesaikan secara hukum.

Selain itu, Sekdes M juga langsung dinonaktifkan dari jabatannya sembari menunggu proses hukum.

“Semua pihak telah sepakat memberikan teguran tertulis kepada M dan penonaktifan sementara dari jabatannya sambil menunggu proses hukum,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: radartegal.com

Comments
Loading...