Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bupati Jepara Berharap Distribusi Minyak Goreng Kembali Lancar

Bupati Jepara Berharap Distribusi Minyak Goreng Kembali Lancar

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan minyak goreng murah kepada warga di Kecamatan Pakis Aji. (MURIANEWS/Faih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Bupati Jepara Dian Kristiandi berharap distribusi minyak goreng kembali lancar. Ia menduga, adanya keterlambatan distribusi menyebabkan harga minyak goreng di Jepara belum stabil.

“Kami berharap distribusi minyak goreng ini kembali lancar dan tidak ada keterlambatan sebagaimana semula sehingga stoknya mencukupi,” kata Andi usai memantau operasi pasar minyak goreng di Pendapa Kecamatan Pakis Aji, Jumat (4/3/2022).

Pemkab Jepara, lanjut Andi akan mengupayakan dan terus berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait penyelenggaraan operasi pasar yang menjual minyak goreng.

Pasalnya, animo masyarakat pada kegiatan itu sangat tinggi. Ia berharap dengan komunikasi tersebut pihaknya mendapatkan pasokan minyak goreng lebih banyak untuk kegiatan operasi pasar selanjutnya.

“Kami upayakan komunikasi dengan provinsi, siapa tahu nanti ada kegiatan serupa. Karena ini cukup membantu masyarakat. Meskipun sebenarnya yang terpenting distribusi lancer agar tidak seperti ini,” jelas Andi.

Baca juga: Polres Jepara Ringkus Sepuluh Pengedar dan Pemakai Narkoba

Andi berharap adanya persediaan minyak goreng murah ini dapat membantu masyarakat. Sebab, di toko-toko sudah mulai berkurang kerena keterlambatan pasokan. Kalau pun ada, yang tersedia adalah minyak goreng dengan harga mahal, atau premium.

Diketahui, Pemkab Jepara menggelar operasi pasar dua kali dalam pekan ini, yakni Rabu (2/3/2022) dan hari ini, (4/3/2022). Operasi pasar digelar di 13 pasar, se-Kabupaten Jepara.

Pada Rabu, operasi pasar dilakukan di enam pasar, di sisi utara Kabupaten Jepara, seperti Pasar Mlonggo, Pasar Bangsri, hingga Pasar Kelet.

Sementara Jumat digelar di tujuh pasar, di sisi selatan Kabupaten Jepara, seperti Pasar Mayong, Pasar Kalinyamatan, Pasar Pecangaan, dan Pasar Lebak.

Adanya kegiatan itu diapresiasi warga. Warga merasa terbantu dengan adanya kegiatan operasi pasar tersebut. Itu mengingat ketersediaan minyak goreng murah di pasaran cukup sulit.

“Alhamdulilah cukup membantu meskipun hanya 2 liter. Sebab dalam empat hari biasaya saya habis satu liter minyak goreng,” ujar Asmawati, warga Suwawal Timur, Kecamatan Mlonggo.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.