Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dua Wisatawan Terkena Longsor di Rahtawu Kudus

Relawan bersama warga setempat membersihkan guguran longsor yang menimpa dua wisatawan asal Jepara di Desa Rahtawu Kudus, Minggu (27/2/2022). (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Sepasang wisatawan asal Desa Bategede Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara terkena guguran longsor tebing di Jalan Desa Rahtawu Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Minggu (27/2/2022) siang. Mereka yang melaju dari arah selatan menuju utara itupun sempat tertimbun longsor.

Beruntung, guguran material hanya menimbun sepeda motor dan anggota badan bagian bawah mereka.

Dua wisatawan pria dan wanita tersebut pun kini sudah berhasil dievakuasi dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Kejadian tepatnya sekitar jam 12.30 WIB tadi, pas curah hujan tinggi ada batang pohon yang bebannya terlalu berat hingga akhirnya roboh, longsor,” kata Perangkat Desa Rahtawu Sugiarto di sela pembersihan.

Dia menambahkan, saat terkena guguran material, korban dalam keadaan berhenti. Hal tersebut dikarenakan jalan di depannya terjadi longsor terlebih dahulu dan dua korban tersebut berniat menghindar.

Baca: Warga Kudus di Daerah Rawan Longsor, Segera Evakuasi Diri Bila Temukan Tanda-Tanda Ini

Namun nahas, terjadi longsor susulan di tebing sebelahnya yang memiliki tinggi 10 meter itu.

“Dia (sepasang korban, Red) kena longsor susulan yang jatuh dari atas, longsornya berupa tanah dan ranting pohon dan akhirnya bagian kaki dan kendaraan tertimbun longsor,” imbuhnya.

Baca: Longsor Putus Akses Jalan 11 Desa di Pekalongan

Proses evakuasi dua korban tersebut memakan waktu sekitar satu jam lebih. Mengingat sepinya jalan saat itu sehingga harus memanggil sejumlah warga untuk membantu proses evakuasi.

Arus lalu lintas saat ini pun terpantau masih cukup tersendat. Bagi kendaraan dari arah selatan diimbau untuk tidak ke arah utara terlebih dahulu hingga proses pembersihan material rampung dilakukan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...