Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pemancing Tenggelam di Pungkruk Jepara Ditemukan Tewas

Pemancing di Pungkruk Jepara Ditemukan Tewas Usai Tenggelam
Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap pemancing yang tenggelam di Pantai Pungkruk Jepara. (MURIANEWS/BPBD)

MURIANEWS, Jepara – Jasad pemancing yang hilang tenggelam di Pantai Pungkruk, Desa Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah Ditemukan tak bernyawa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan Tim SAR gabungan berhasil menemukan usai melakukan penyisiran darat selama 10 jam.

Korban ditemukan sekitar pukul 00.25 WIB. Tim menemukan jasad korban sudah berada di tepi pantai.

Baca juga: Pemancing Tenggelam di Pantai Pungkruk Jepara

“Alhamdulillah, korban berhasil dievakuasi di tepi pantai. Kondisinya sudah meninggal dunia,” kata Arwin, Sabtu (26/2/2022).

Setelah dievakuasi, jenazah kemudian dibawa ke RSUD RA Kartini Jepara untuk dilakukan visum. Jasad korban masih utuh karena durasi tenggelam dan terseret arus belum begitu lama.

Adapun korban adalah Noor Muhammad Soleh (42), warga RT 01/RW 01, Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Jepara.

Dijelaskan Arwin, sebelumnya, korban bersama temannya, Sugianto (37), warga Sinanggul, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara pergi memancing di Pantai Pungkruk sekitar pukul 11.00 WIB.

“Dua-duanya sama-sama memancing. Lokasinya di Pantai Pungkruk,” kata Arwin kepada MURIANEWS.

Pada saat kejadian, lanjut Arwin, korban meminta tolong kepada Sugianto. Karena jarak korban dengan dirinya tidak terlalu jauh, Sugianto mencoba menolong temannya itu untuk dibawa ke darat.

Namun, karena keduanya sudah sangat kelelahan, tangan korban terlepas dari genggaman Sugianto. Genggaman tangan keduanya terlepas sekitar pukul 14.30 WIB.

“Keduanya sangat kelelahan. Sampai tangan korban itu terlepas. Akhirnya korban tenggelam,” imbuh Arwin.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...