Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Omicron Berbahaya Bagi Orang dengan Kondisi Ini

Omicron Berbahaya Bagi Orang dengan Kondisi Ini
Ilustrasi Covid19 Omicron. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Grobogan – Varian Omicron diduga jadi biang keladi kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Grobogan. Per Minggu, (20/2/2022) sudah ada 507 kasus Covid-19 ditemukan.

Meski belum ada hasil resmi terkait temuan varian Omicron di Grobogan. Namun, sejumlah pasien menunjukan gejala mirip dan mengarah pada varian Omicron.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko menyebut kondisi itu juga didukung dengan adanya kasus probable Omicron, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Banyak Pasien Covid-19 di Grobogan Mirip Omicron

Akibatnya, pihaknya pun menangani pasien Covid-19 sesuai SOP penanganan varian Omicron.

“Dengan adanya probable, penanganannya seperti Omicron. Ini potensi penularannya besar, protokol perlu diketati, vaksinasi dikuatkan,” katanya.

Di kesempatan itu, ia mengatakan ada beberapa kriterian pasien yang rentan mengalami keparahan saat terkena varian Omicron, yakni pasien dengan penyakit penyerta (komorbid) dan lansia.

Kondisi akan semakin parah, jika dua kriteria itu belum mendapatkan suntikan vaksinasi. Mereka yang tidak memiliki komobid dan bukan lansia, namun belum vaksin juga rentan terpapar Omicron.

“Vaksinasi lansia ini (capaiannya) mau 60 persen. Insyaallah nanti akan lebih aman. Omicron ini kan rentan untuk lansia dan komorbid,” kata dia, Senin (21/2/2022).

Dikatakan, suasana saat ini meskipun kasusnya naik signifikan, tidak seperti saat varian Delta merebak pada pertengahan 2021.

Ketika itu, lalu lalang ambulance terlihat setiap saat. Selain itu, siaran kematian juga nyaris setiap hari terdengar.

“Ini memang trennya naik. Tapi kalau dilihat, lalu lalang ambulance tidak seperti dulu. Pemakaman dulu kan banyak, ini cuma satu, dua. Hunian rumah sakit juga beda dengan dulu. Dulu benar-benar butuh oksigen, sekarang kan tidak,” tambahnya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...