Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Perusahaan Asing Masih Mengekspansi Jepara

Perusahaan Asing Masih Mengekspansi Jepara

Ilustrasi: Bupati Jepara Dian Kristiandi saat memantau salah satu perusahaan di Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Sejumlah perusahaan besar milik asing masih terus mengekpansi Jepara untuk mempeluas usahanya. Kondisi itu memberi keuntungan bagi Kabupaten Jepara.

Di mana, nilai investasi dari pemilik modal asing (PMA) mengalami penambahan. Itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jepara, Hery Yulianto melalui, Analis Kebijakan Ahli Madya, M. Zainul Arifin.

Ia mengungkapkan, ada beberapa perusahaan milik asing yang akan memperluas usahanya tahun ini. Namun, pihaknya tidak merinci berapa luasan pabrik yang mereka kembangkan.

Baca juga: Perolehan Investasi di Jepara Ditarget Rp 4 Triliun

“Tahun ini ada perusahaan PMA yang perluasan. Seperti di PT Urecel, PT Kanindo Makmur Jaya, dan Parkland Word Indonesia,” kata Arifin, Jumat (19/2/2022).

Tak hanya itu, Arifin juga menyebut ada empat perusahaan milik asing lainnya yang masih pembangunan. Yaitu PT. White Pigeon Trading Indonesia yang bergerak di bidang furniture dengan nilai investasi pada 2021 sebesar Rp 42 miliar.

Lalu, PT WXD Lisheng Ton, yang bergerak di bidang industri olahan kulit nilai investasinya Rp 25 miliar. Kemudian, PT Prodeco Wood Indonesia, yang bergerak di bidang furniture nilai investasinya Rp 60 miliar. Serta PT Sheng Hai Indonesia yang bergerak di industri tekstil, nilai investasinya Rp 41 miliar.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan milik PMA memiliki pengaruh besar pada nilai investasi yang masuk ke Jepara. Bahkan, pada 2021 lalu, nilainya lebih dari Rp 5 triliun.

“Perusahaan-perusahaan milik PMA memang nilai investasinya lebih besar dari PMDN (Pemilik Modal Dalam Negeri, red),” pungkas Arifin.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.