Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

15 Ribu Warga Grobogan Kerja di Korea Selatan

15 Ribu Warga Grobogan Kerja di Korea Selatan
Ahmad Haryono, Kepala Disnakertrans Grobogan. (Murianews/Saiful Anwar).

MURIANEWS, Grobogan – Sekitar 15 ribu warga Grobogan bekerja di Korea Selatan dalam lima tahun terakhir. Itu menurut data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan.

Negeri Gingseng itu sendiri menjadi salah satu negara favorit para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Grobogan. Terutama di sektor formal.

Kepala Disnakertrans Grobogan Ahmad Haryono, mengatakan penyumbang PMI terbanyak ke Korea yakni Penawangan, Karangrayung, dan Godong. Mereka bekerja di pabrik, sektor elektronika, hingga kelautan.

Baca juga: Pulang ke Jateng, 606 Pekerja Migran Dipastikan Aman dari Covid

“Korea kalau sektor penempatan formal nomor satu. Kalau sektor non-formal di Taiwan, Hongkong, dan Singapura,” katanya dia di sela acara Rakernas II Pelbakori (Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Korea di Indonesia) di Hotel Kyriad Grand Master Purwodadi, Rabu (16/2/2022).

“Di Korea (selatan) yang di sana sudah di atas 15 ribuan, sejak lima tahun yang lalu. Kontraknya kan lima tahun,” imbuhnya.

Pihaknya mengapresiasi paguyuban PMI yang mampu mengelola kelompoknya dengan baik. Seperti paguyuban PMI asal Penawangan yang sering membantu kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Misalnya ada masjid dibangun, itu mereka ikut kirim bantuan,” tambah Ahmad Haryono.

Dia menerangkan, banyaknya PMI di Grobogan turut mendongkrak perekonomian warga. Tentu, sekaligus mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Grobogan.

Dengan gaji satu bulan sekitar Rp 40 juta, para pekerja migran itu bisa membangun rumah, membeli sawah, hingga membantu saudaranya melanjutkan pendidikan.

Adapun mengenai Rakernas yang digelar kali ini, diharapkan ada peningkatan kompetensi dari CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) sehingga kuota yang diterima bisa lebih banyak.

Dalam rakernas itu sendiri turut hadir Ketua Pelbakori Muhammad Rosyidi serta 80-an anggota LPK se-Indonesia.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...