Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Di RS Mardi Rahayu Kudus 30 Nakes Terpapar Covid-19

Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus dr Pujianto (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus dr Pujianto mengonfirmasi ada 30 tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakitnya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya, telah divaksin lengkap dan sebagian besarnya sudah divaksin dosis ketiga atau booster.

Temuan kasus tersebut didapatkan dari pemeriksaan nakes bergejala Covid-19 dan penelusuran kontaknya.

“Benar ada 30 orang nakes dari sekitar 1.300 nakes kami yang terpapar Covid-19, semuanya sudah vaksinasi lengkap,” ujar Puji, Rabu (16/2/2022).

Berkat vaksinasi tersebut, lanjut Puji, gejala covid yang diderita oleh puluhan nakesnya tergolong ringan. Mereka pun kini menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

“Namun ada juga yang di isolasi terpusat kami,” terangnya.

Baca: Puluhan Nakes di Kudus Terpapar Covid-19

Sementara untuk jumlah nakes di Kudus yang terpapar Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat ada sekitar 50-an orang.

Jumlah tersebut berasal dari sejumlah rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kudus.

“Data terakhir kami sekitar 50-orang lebih, itu dari berbagai rumah sakit di Kudus dan belum kami pastikan itu Omicron atau bukan,” ucap Pelaksana harian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr Andini Aridewi, Rabu (16/2/2022).

Andini menyampaikan, data itu sangat fluktuatif di tiap harinya. Itu dikarenakan ada nakes yang hampir menyelesaikan isolasi mandirinya maupun ada nakes yang baru terpapar.

“Sehingga akan ada perubahan di tiap harinya,” ujarnya.

Baca: Video Bupati Karanganyar Ajak Warganya Anggap Omicron Tidak Ada Viral di Medsos

Terkait gejala yang diderita nakes, Andini menyampaikan hampir semuanya terpapar dengan gejala ringan bahkan tidak ada gejala. Dia juga menyebutkan belum ada nakes yang terpapar dengan gejala sedang ke berat.

“Ini dibantu vaksinasi juga, sehingga bila terpapar tidak akan mengalami gejala yang berat,” imbuhnya.

Andini memastikan adanya puluhan nakes yang terpapar itu tidak akan mengganggu pelayanan di sejumlah rumah sakit rujukan. Karena jumlah tersebut dirasa masih sedikit dibanding jumlah tenaga kesehatan yang ada saat ini.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...