Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Alun-Alun Lama Kudus Ada di Sini Lho

Alun-Alun Lama Kudus Ada di Sini Lho
Taman Menara dulunya Alun-Alun Lama Kota Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus, dulu memiliki Alun-alun lama. Letaknya, berada di kawasan Menara Kudus. Tepatnya, saat ini sudah menjadi Taman Menara Kudus.

Pemerhati sejarah Kudus, Sancaka Dwi Supani mengatakan, di era kasunanan, Sunan Kudus, pusat pemerintahan Kabupaten Kudus berada di Menara Kudus.

Pengembangan perkotaan pun dipusatkan di kawasan itu. Mulai dari sisi barat Sungai Gelis dan terpusat di Menara Kudus. Orang menyebutnya Kudus Kulon.

Baca juga: Jalan Menuju Alun-Alun Kudus Ditutup saat Malam Tahun Baru

“Sama dengan masa sekarang. Di masa Kasunanan dulu pusat pemerintahan juga ada alun-alunnya. Dulu Alun-Alun Kudus ya letaknya di Taman Menara itu,” katanya, Selasa (15/2/2022).

Menurutnya, keberadaan pohon beringin di sana menjadi salah satu bukti kuat jika Taman Menara itu dulunya sebuah alun-alun di masa lampau. Sebab, itu salah satu ciri arsitektur Alun-alun Jawa.

“Pohon beringin itu merupakan ciri arsitektur alun-alun Jawa yang memiliki makna mengayomi. Pohon beringin itu kan biasanya tumbuh besar dan daunnya lebat,” jelas Supani.

“Kemudian, terasa rindang dan sejuk saat di bawahnya, sehingga terasa ayem. Karena memang setiap alun-alun di Jawa dulu itu ditanami pohon beringin sebagai simbol mengayomi,” lanjut Supani.

Supani menjelaskan, di alun-alun itu dulunya segala kebijakan Sunan Kudus diumumkan kepada warga. Di alun-alun itu pula dijadikan tempat pemberian hukuman bagi pelanggar hukum adat dan agama yang bisa disaksikan warga.

“Tujuannya agar warga lain tidak meniru perbuatan salah orang yang dihukum,” ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu, di masa Kolonial Belanda pusat pemerintahan Kudus dipindah ke timur Sungai Gelis. Begitu juga dengan alun-alunnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.