Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dijual Rp 150 Ribu Per Link, Pemeran Video Gay Banjarnegara Raup Rp 17 Juta

Dua pemeran video gay saat dimintai keterangan Kapolres saat jumpa pers, Senin (14/2/2022). (Istimewa)

MURIANEWS, Banjarnegara – Polisi menemukan fakta baru dalam video gay Banjarnegara. Ternyata kedua pemeran tersebut menjual video tersebut Rp 150 ribu per link. Hasilnya, mereka berhasil meraup Rp 17 juta selama dua bulan terakhir.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka JL (24) dan VR (17) ini menjual konten video yang mereka buat. Mereka menjual melalui media sosial. Tarifnya Rp 150 ribu per link,” kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto aat jumpa pers di kantornya, Senin (14/2/2022).

Ia menjelaskan, dari pengakuan keduanya, selama dua bulan, pelaku mampu mendapatkan uang hingga Rp 17 juta. Menurut pengakuan, uang tersebut dibagi kedua tersangka.

Baca: Viral di Medsos, Dua Pemeran Video Gay di Banjarnegara Diringkus Polisi

“Omzet yang didapatkan mencapai Rp 17 juta. Uangnya masuk ke mereka berdua,” ujarnya.

“Para member-nya membeli link yang mereka buat. Tersangka mengaku sudah mulai membuat dan menjual video sejak bulan November 2021 lalu,” jelasnya.

Cara membelinya, tersangka JL membagikan link kepada para member untuk mengunduh video tersebut. Tersangka mengaku sudah mulai menjual videonya bersama pasangan gay sejak November 2021 lalu.

Uang tersebut digunakan salah satu tersangka untuk membeli sepeda motor. Sedangkan sisanya digunakan untuk bersenang-senang.

“Dari penjualan video, Rp 10 juta sudah digunakan untuk membeli motor oleh tersangka JL. Dan sisanya untuk happy-happy,” ungkapnya.

Baca: Satu Pemeran Video Mesum Gay di Banjarnegara Masih Pelajar SMA

Diberitakan sebelumnya, dua laki-laki pemeran video mesum yang viral di Banjarnegara, Jawa Tengah telah ditetapkan tersangka. Salah seorang pemerannya ternyata siswa kelas 1 salah satu SMA di Banjarnegara.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan baik pelaku dan saksi-saksi, kami menetapkan pelaku JL (24) dan VR (17) sebagai tersangka,” kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto saat jumpa pers di kantornya, Senin (14/2).

Hendri mengatakan, video porno sesama jenis laki-laki itu awalnya ditemukan oleh tim patroli siber Polres Banjarnegara di media sosial, Minggu (13/2/2022). Unggahan video mesum itu ternyata dibagi menjadi beberapa bagian.

“Video yang viral ini dibagi menjadi beberapa part, dan disebarkan melalui media sosial,” terangnya.

Hendri menyebut, seorang pemeran video mesum sesama jenis itu masih di bawah umur. Sehingga, merujuk pada Undang-undang nomor 11 tahun 2012, tersangka VR tidak ditahan karena masih di bawah umur.

“Untuk tersangka JL kami tahan. Namun untuk tersangka VR karena masih di bawah umur sesuai UU nomor 11 tahun 2012 demi kepentingan anak tidak kami tahan. Orang tuanya, juga kepala desa, sudah menjamin tersangka VR tidak akan kabur,” tutupnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.