Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Ini Penyebab Kebakaran PT Starindo Pati

Diduga Ini Penyebab Kebakaran PT Starindo Jaya Pati
proses pemadaman kebakaran di PT Starindo Jaya Pati. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Penyebab kebakaran PT Starindo Jaya Pati telah diketahui. Diduga, peristiwa itu disebabkan adanya lampu pecah yang menyebabkan korsleting listrik di bangunan gudang barang jadi.

Percikan api dari korsleting listrik itu kemudian mengenai barang jadi berupa cup plastik. Tak lama api pun membesar dan merembet ke gudang bahan baku berupa biji plastik.

“Info (diduga) penyebab (kebakaran), (dari) lampu pecah menyebabkan korsleting langsung menyambar barang jadi, merembet ke gudang bahan berupa biji plastik,” kata Kepala Satpol PP Sugiono, Sabtu (12/2/2022).

Baca juga: Api Kebakaran PT Starindo Pati Diduga Dari Gudang Barang

Kondisi itu terjadi saat jam istirahat karyawan, sehingga peristiwak kebakaran tak bisa diantisipasi sejak dini. Api pun terus membesar hingga merambat kebangunan lain, yakni gudang bahan baku, gudang kardus, hingga bagian produksi unit tujuh.

Supervisor Produksi Yosi Bagus menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat jam istirahat, yakni sekitar pukul 12.50 WIB. Saat itu, ia melihat api di gudang barang jadi tersebut.

Karena di gudang tersebut terdapat banyak bahan yang mudah terbakar, api pun cepat membesar. Tiupan angin yang kencang juga membuat api semakin tak terkendali.

Baca juga: Titik Kebakaran PT Starindo Pati di Gedung Barat

“Api dari sana (gudang barang jadi). Terus cepat membesar. Kami segera melaporkan peristiwa itu dan memulangkan 800 karyawan di sana,” kata Yosi saat ditemui di lapangan.

Besarnya api juga merambat ke bagian lainnya, yakni gudang bahan baku biji plastik, gudang kardus, hingga bagian produksi unit tujuh. Ia belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

“Kami masih fokus pemadaman dulu,” katanya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...