Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

7,66 Persen Jalan di Kabupaten Kudus Rusak

7,66 Persen Jalan di Kabupaten Kudus Rusak
Sejumlah pengendara tengah melintasi Jalan Raya Gribig yang rusak, Kamis (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Sebanyak 7,66 persen jalan di Kabupaten Kudus rusak. Kerusakan itu berada di sejumlah titik yang tersebar di Kabupaten Kudus. Itu diungkapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus.

Data dari Dinas PUPR Kabupaten Kudus itu merupakan catatan pada awal 2022 ini. Sedangkan, jalan dengan kondisi baik dan sedang totalnya ada sebesar 92,34 persen.

Jumlah prosentase itu disebut meningkat di akhir tahun lalu yang hanya sekitar lima persen. Hal tersebut dikarenakan minimnya anggaran perawatan dan perbaikan jalan di Kabupaten Kudus selama 2021 lalu.

Untuk mencegah jumlah jalan rusak kembali melebar, Dinas PUPR pada tahun ini menganggarkan sekitar Rp 5 miliar untuk belanja rutin perbaikan jalan.

Baca juga: Jalan Gribig Kudus Rusak, Belum Diperbaiki Lagi Sejak 2018

Dinas PUPR juga turut menganggarkan peningkatan dan pembangunan jalan sebesar Rp 7,8 miliar dengan sumber APBD maupun DAK Pusat.

“Tahun ini ada dari APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Total perbaikannya ada 58 ruas jalan, 21 di antaranya merupakan perbaikan rutin,” ucap Kepala Dinas PUPR Kudus Kepala Dinas PUPR Kudus Arif Budi Siswanto, Sabtu (12/2/2022).

Selain tersedia anggaran untuk perbaikan maupun pembangunan jalan rusak, pada tahun 2022 juga dialokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan yang dananya bersumber dari APBD Kudus senilai Rp7 miliar.

“Walau memang belum ideal untuk memperbaiki semua jalan rusak di Kudus, setidaknya bisa menanggulangi peningkatan prosentase jalan rusak,” pungkas Arif.

Diketahui, total panjang jalan di Kabupaten Kudus adalah sepanjang 639,261 kilometer. Dari jumlah itu, sebanyak 52,38 persen jalan dengan kondisi baik, kemudian jalan dengan kondisi sedang sebesar 39 persenan.

Prosentase baik dan sedang adalah komponen untuk menentukan jumlah kondisi jalan yang berstatus mantap. Sementara untuk yang rusaknya 7,66 persen.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...