Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

PROLIGA 2022

Pertandingan Jakarta Pertamina Pertamax vs Palembang Bank Sumsel Juga Ditunda

MURIANEWS,Kudus – Tak Hanya saat melawan Kudus Sukun Badak, Jakarta Pertamina Pertamax juga harus menunda pertandingan saat menjamu Palembang Bank Sumsel Babel di Proliga 2022.

Pertandingan antara Jakarta Pertamina Pertamax Vs Palembang Bank Sumsel rencananya akan digelar pada Minggu (13/2/2022). Namun menyusul munculnya kasus covid019 di tim Jakarta Pertamina Pertamax, pertandingan itu juga dinyatakan ditunda.

Direkur Proliga Hanny S Surkatty membenarkan hal ini. Sejauh ini memang ada dua pertandingan di Proliga 2022 putaran kedua yang ditunda. Semuanya merupakan pertandingan yang melibatkan tim Jakarta Pertamina Pertamax.

Dua pertandingan tersebut yang ditunda adalah saat Jakarta Pertamina Pertamax menjamu Kudus Sukun Badak, dan Palembang Bank Sumsel pada akhir pekan ini.

BACA JUGA: 10 Pemain kena Covid-19, Pertandingan Kudus Sukun Badak vs Jakarta Pertamina Pertamax Harus Ditunda

“Minggu,(13/2/2022) Jakarta Pertamina Pertamax lawan Palembang Bank Sumsel juga ditunda,” katanya, Jumat, (11/2/2022).

Penundaan dua pertandingan itu, dikarenakan adanya sepuluh pemain Jakarta Pertamina Pertamax yang terkonfirmasi Positif Covid-19. Selain itu juga ada satu official tim pelatih yang juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Meski demikian, pihaknya enggan menyebutkan siapa nama pemain dan satu official pelatih Jakarta Pertamina Pertamax yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu.

“Sepuluh pemain pertamina terkonfimasi positif, ditambah satu pelatih, jadi ada sebelas,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan kesepakatan yang ada memang jika ada lebih dari sembilan pemain yang terkonfirmasi positif Covid-19, pertandingan tersebut harus ditunda.

“Maksimal sembilan pemain baru tetap boleh bertanding, tapi kalau sepuluh pemain yang terkonfirmasi positif, harus ditunda,” ucapnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Budi Erje

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.