Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pasien Omicron Kudus Belum Vaksinasi Covid-19

Pasien Omicron Kudus Belum Divaksin
Dua petugas lab tengah bekerja di dalam laboratorium biomolekuler RSUD Loekmono Hadi Kudus (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pasien Omicron di Kabupaten Kudus ternyata belum melakukan vaksinasi Covid-19. Itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dr. Andini Aridewi, Jumat (11/2/2022).

“Belum vaksin sama sekali sehingga dimungkinkan imunitasnya rendah,” imbuh dia.

Seperti diketahui, Pemkab Kudus mengumumkan adanya varian Omicron. Kasus pertama kali itu ditemukan dari seorang laki-laki yang sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.

Baca juga: Pasien Omicron Kudus Bukan Pelaku Perjalanan

Pasien tersebut sudah dinyatakan meninggal dunia sebelum hasil tes PCRnya diuji menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS) keluar.

Atas hal tersebut, Bupati Kudus HM Hartopo kembali mengajak masyarakat untuk menjalani vaksinasi Covid-19. Terlebih saat ini varian Omicron telah ditemukan di Kabupaten Kudus.

“Vaksinasi Covid-19 ini perlu untuk memperkuat tubuh kita agar bila terkena tidak parah gejalanya,” ucap Hartopo, Jumat (11/2/2022).

Pemerintah Kabupaten Kudus sendiri, kata Hartopo, saat ini terus menggenjot vaksinasi di semua lini. Utamanya pada kategori lanjut usia dan anak usia 6 hingga 11 tahun.

Bahkan para lansia yang telah memenuhi syarat untuk dibooster juga mulai menerima vaksinasi lanjutan. Hal tersebut dilakukan untuk melindungi para masyarakat rentan dari bahaya varian Omicron.

“Kami terus melakukan percepatan vaksinasi agar kekebalan komunal di Kabupaten Kudus ini bisa segera tercapai,” ujar Hartopo.

Walau Omicron kini telah ditemukan di Kudus, pihaknya berharap warga Kota Kretek untuk tidak peru takut. Dia juga meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Sebelumnya diketahui ditemukan satu pasien Covid-19 Omicron di Kabupaten Kudus. Pasien berkelamin laki-laki dan sudah lanjut usia ini sudah meninggal dunia sebelum hasil whole genome sequencing (WGS) yang bersangkutan keluar.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus sendiri, mengirim sampel swab pasien Omicron itu untuk diuji whole genome sequencing (WGS) pada akhir Januari 2022 kemarin. Hasilnya, baru keluar pada tanggal 9 Febuari dengan keterangan positif Omicron.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...