Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ada Unsur Penganiayaan di Kematian Bocah SD Karangrejo Grobogan

Ada Unsur Penganiayaan di Kematian Bocah SD Karangrejo Grobogan
Suasana pembongkaran makam siswi SD di Desa Karangrejo, Kecamatan Grobogan, Senin (17/1/2022). (Murianews/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Polisi memastikan ada unsur penganiayaan di tubuh bocah SD yang makamnya dibongkar pada Senin (17/1/2022) lalu. Namun, polisi masih mendalami kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Andryansyah Rithas Hasibuan mengatakan unsur penganiayaan itu berdasarkan hasil laboratorium Dokkes Polda Jateng. Meski begitu, dia enggan menjabarkan lebih lanjut.

“Sudah keluar hasilnya. Kami ambil minggu kemarin. Ada unsur penganiayaan. Masih didalami penyidik,” kata Kasatreskrim, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Makam Bocah SD di Karangrejo Grobogan Dibongkar, Ini Alasan Keluarga

Demi penyelidikan, Kasatreskrim enggan menjabarkan penganiayaan seperti apa yang dialami oleh bocah tersebut. Pihak penyidik masih mendalami lebih lanjut untuk memastikan penganiyaan seperti apa yang mengakibatkan si bocah meninggal.

Sebelumnya diberitakan, makam bocah berusia 12 tahun berinisial SM dibongkar atas permintaan pihak keluarga. SM meninggal pada 23 Desember 2021 dalam perjalanan ke rumah sakit.

Diduga ada unsur penganiayaan sebelum sang bocah meninggal. Sebab, pihak keluarga melihat ada luka memar di beberapa bagian tubuh korban.

Dalam pembongkaran makam itu, tim Dokkes Polda Jateng melakukan autopsi terhadap jasad korban yang sudah mulai membusuk itu.

Ada sembilan jaringan tubuh yang diambil dalam autopsi. Kesembilannya yakni kepala, wajah, tangan, kaki, lambung, jantung, organ vital atau kelamin, serta organ dalamnya yang masih bagus.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...