Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Geger! Penemuan Mayat di Pabrik Bata Ketenan Pati

Geger! Penemuan Mayat di Pabrik Bata Ketenan Pati
Penemuan mayat di Desa Desa Ketanan, Kecamatan Trangkil, Kamis (10/2/2022) pagi. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Warga Desa Ketanan, Kecamatan Trangkil, Pati digegerkan dengan adanya penemuan mayat di sebuah tempat pembuatan batu bata, Kamis (10/2/2022) pagi.

Sesosok mayat pria itu ditemukan Sukarti (60), istri dari pemilik tempat pembuatan batu bata, Sukarjo (70), warga setempat yang jadi lokasi penemuan tersebut.

Saat itu, saat itu Sukarti hendak bekerja membuat batu bata di sana sekitar pukul 06.00. Sementara mampir ke warung lebih dulu untuk membeli sarapan.

Baca juga: Sosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Silugonggo Pati

“Saya boncengan dengan istri. Istri saya saya turunkan di tempat pembuatan batu. Saya sarapan di warung sebelah,” kat Sukarjo saat ditemukan di lokasi.

Tak berselang lama, ia yang baru duduk di warung disamperin istrinya sambil berlari dan berteriak memberitahukan ada sosok pria yang terlentang di pojokan tempat pembuatan bata.

Ia dan istrinya pun bergegas ke tempat kejadian dibarengi warga lainnya yang berada di warung. Benar saja, ada sosok mayat seorang pria di sana.

Sukarjo kemudian melaporkan kejadian itu kepada Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Salah satu perangkat desa, Radipan mendatangi lokasi dan mengecek kondisi korban.

“Saya menemukan kunci motor dan handphone. Di tempat kejadian juga ada motor Vario warna putih. Saya lihat di HP dia ada delapan panggilan yang tak terjawab. Terus saya telpon balik ternyata korban sopir bus antar jemput karyawan sebuah perusahaan,” ungkap Radipan.

Radipan pun menghubungi kepolisian setempat. Berdasarkan keterangan Polres Pati, korban meninggal diduga terkena serangan jantung.

“Kesimpulan dari hasil pemeriksaan tim medis bahwa korban diperkirakan meninggal karena penyakit jantung dan tidak ditemukam adanya tanda-tanda penganiayaan,” kata Kasubbag Humas Polres Pati Iptu Sukarno.

Diketahui korban Santoso, warga Desa Ngemplak Lor, RT 03 RW I, Kecamatan Margoyoso. Korban kemudian diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Ngemplak Kidul.

“Korban mempunyai riwayat penyakit Jantung yang sudah lama diderita. Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menerima,” tandas Sukarno.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...