Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pilkades di Kudus Haram Lawan Kotak Kosong

Pilkades di Kudus Haram Lawan Kotak Kosong
Ilustrasi: Bupati Kudus HM Hartopo melantik empat kepala desa antar waktu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tujuh desa di Kabupaten Kudus digelar 30 Maret 2022. Pendaftaran bakal calon kepala desa sudah dibuka sejak Rabu, (2/2/2022) dan ditutup pada Jumat (11/2/2022).

Dalam pelaksanaannya nanti diharamkan adanya kotak kosong. Sebab, Pilkades dapat diselenggarakan dengan minimal dua calon kepala desa dan maksiimal lima kepala desa.

Itu sesuai dengan Perbup Nomor 33 tahun 2019 tentang Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Baca juga: Pilkades Kudus: Pendaftaran Bakal Cakades Dibuka

“Kalau pendaftaran balon, tidak ada batas maksimalnya, namun bila lebih dari lima memang harus diadakan tes tertulis terlebih dahulu untuk diambil lima besar,” kata Kabid Pemberdayaan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus Dian Noor Tamzis, Sabtu (5/2/2022).

Setelah dipilih lima balon, mereka kemudian akan resmi menjadi calon kepala desa (Cakades). Cakades tersebutlah yang kemudian melaksanakan sederet kegiatan Pilkades. Mulai dari masa kampanye hingga pencoblosan.

Baca juga: Mau Nyalon Kepala Desa di Kudus, Ini Syaratnya

Namun, jika hanya ada satu pendaftar saja. Maka, pendaftaran akan diperpanjang sesuai kesepakatan bersama.

Kondisi berbeda jika calon kepala desa hanya ada dua orang saja. Kemudian dalam perjalanannya, satu orang calon mengundurkan diri dan tersisa satu calon saja.

Dalam kasus tersebut, Pilkades di wilayah itu akan ditunda hingga pemilihan selanjutnya bersama desa-desa lainnya.

Sementara untuk kekosongan jabatan kepala desa, akan diisi oleh pejabat kepala desa yang ditunjuk oleh Pemkab Kudus.

Situasi terakhir itu, pernah terjadi di Desa Undaan Lor pada 2019 lalu. Di mana, salah dua dari tiga calon kepala desa di sana mengundurkan diri.

Akibatnya, Pilkades di sana ditunda dan Pemkab Kudus menunjuk seorang pejabat (Pj) kepala desa untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Tujuh desa di Kabupaten Kudus yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (Pilkades) kini tengah membuka pendaftaran bakal calon kepala desa. Pembukaan pendaftaran, sudah dimulai sejak 2 Febuari kemarin hingga 11 Febuari mendatang.

Syarat untuk mendaftar sebagai balon kades pun telah diumumkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) pada panitia pemilihan desa. Para pendaftar kemudian dipersilahkan untuk mendaftarkan diri pada panitia sesuai batas yang ditentukan.

Adapun, tujuh desa yang menyelenggarakan Pilkades dan telah membuka pendaftaran bakal calon kades tersebut yakni, Desa Hadiwarno dan Desa Mejobo Kecamatan Mejobo, Desa Kaliputu dan Desa Langgar Dalem Kecamatan Kota.

Kemudian Desa Loram Kulon Kecamatan Jati, Desa Ternadi Kecamatan Dawe, dan Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan juga turut menyelenggarakan Pilkades.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...