Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diampuni, Tersangka Pencurian di Grobogan Ini Dapat Restorative Justice

Diampuni, Tersangka Pencurian di Grobogan Ini Dapat Restorative Justice
Tersangka (tengah) menerima Restorative Justice dari Kejari Grobogan, Jumat (4/2/2022). (MURIANEWS/Saiful Anwar).

MURIANEWS, Grobogan – Seorang tersangka pencurian uang dan handphone di Kabupaten Grobogan mendapatkan restorative justice (RJ). Itu setelah tersangka mendapatkan pengampunan dari korbannya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Grobogan Iqbal mengatakan tersangka yakni Sri Rohati (45) asal warga Kecamatan Grobogan. Ia mendapatkan RJ atas beberapa pertimbangan.

Dijelaskan, kasus pencurian yang dilakukannya yakni pada 15 November 2021 lalu di Desa Tirem, Kecamatan Brati. Tersangka masuk ke sebuah rumah yang pintunya terbuka.

Baca juga: Bocah 16 Tahun Curi Motor Tetangga, Kapolres Sukoharjo: Diselesaikan Pakai Restorative Justice

Tersangka masuk ke kamar dan ternyata dalam keadaan terbuka. Melihat ada dompet dan handphone, tersangka pun mengambilnya.

Saat itu, tersangka mengaku kepepet melakukan perbuatan jahat itu. Sebab, tersangka bingung harus segera membayar utang yang sudah jatuh tempo.

Pencurian ternyata tak berhenti di sana. Pada 27 November 2021, tersangka mengulangi kejahatannya.

Kali ini, tersangka beraksi di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi. Aksinya ketangkap basah oleh warga. Ia pun digelandang ke Polsek Brati karena mengaku pernah mencuri di Desa Tirem.

“Tersangka mengakui perbuatan sebelumnya yang sudah melakukan pencurian di Desa Tirem Kec. Brati, hingga akhirnya terhadap tersangka telah dilakukan proses hukum oleh Polsek Brati,” kata Iqbal, Jumat (4/2/2022).

Iqbal menjelaskan, tersangka sudah menjalani tahanan di rutan selama 68 hari. Alasan diberikannya RJ, kata Iqbal, karena korban sudah memafkan tersangka dan uang yang dicuri sebesar Rp 40 ribu sudah dikembalikan. Selain itu, HP korban juga masih ada atau belum digunakan.

“Hasil dari mediasi dalam rangka pelaksanaan Restoratif Justice ditingkat Kejari Grobogan telah membuahkan hasil dan para pihak (tersangka dan saksi korban) setuju untuk dapat dilakukan Restoratif Justice,” kata Iqbal.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...