Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Para Pemilik Bangunan di LI Melawan, Ngaku Sempat Dipukul Aparat

Para Pemilik Bangunan di LI Melawan, Ngaku Sempat Dipukul Aparat
warga saat menghalangi petugas yang akan merobohkan bangunan LI (MURIANEWS/ Umar hanafi)

MURIANEWS, Pati- Proses pembongkaran bangunan di Lokalisasi Lorong Indah (LI) sempat mendapatkan perlawanan dari para pemilik bangunan. Bahkan mereka juga sepat menghadang seumlah alat berat yang hendak masuk ke lokalisasi tersebut.

Menurut pengakuan Sri Mulyani (32) salah satu pemilik bangunan di LI mengatakan, aksi penghadangan oleh para pemilik banguna itu dilakukan di jalan utara Pati-Kudus, atau jalan masuk ke lokalisasi. Kemudian di depan lokalisasi juga ada warga yang menghadangi.

“Alat berat masuk sekitar pukul 05.00 WIB, ada banyak alat berat. Kami melakukan perlawanan,” katanya kepada MURIANEWS, kamis (3/2/2022).

Baca: Sejumlah Alat Berat Dikerahkan untuk Bongkar LI

Saat aksi penghalangan itu, Sri Mulyani juga mengaku sempat dipukuli oleh aparat. Tidak hanya satu orang, bahkan Sebagian besar mengalami pemukulan.

“Warga sini yang punya bagunan disini. Semua pada dipukulin sama aparat sini,” tegasnya.

Dia juga mengaku bahwa lahan yang ditempati bangunan itu terdapat sertifikat hak milik. Bahkan dia juga mengaku bahwa lahan di Lokalisasi LI tersebut merupakan lahan kering.

Baca: BREAKING NEWS: Lokalisasi LI Dibongkar Paksa

“Kami punya sertifikatnya, hak milik. Lahan kering, lahan permukiman,” jelasnya.

Dia juga mengaku tidak mendapatkan ganti rugi atas pembongkaran paksa tersebut. Bahkan, Kata Sri Mulyani, Bupati Pati Haryanto juga tidak mau menemui warga pemilik bangunan di LI tersebut.

“Sama sekali tidak dapat kompensasi, bupati juga tidak mau nemuin warga sini,” tutupnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Cholis Anwar

Comments
Loading...