Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Ada Oknum Pemerintah di Kasus Pungli Pasar Randublatung Blora

Diduga Ada Oknum Pemerintah di Kasus Pungli Pasar Randublatung Blora
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto menduga ada oknum pemerintah yang ikut terlibat dalam kasus pungli Pasar Randublatung Blora atau Pasar Kobong Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung.

Dalam penyelidikan yang dilakukannya, aliran pungli itu mengalir ke bendahara pasar dan salah satu oknum pegawai pemerintahan berinisial K.

“Uang dari para pedagang tersebut kemudian disetorkan kepada bendahara pasar. Namun, ada juga oknum pegawai pemerintah yang mendatangi para pedagang untuk mengangsur kekurangannya,” ujarnya.

Baca juga: Dugaan Pungli Juga Terjadi di Pasar Randublatung Blora

“Angsuran ini ada yang diterima oleh salah satu pegawai inisial K, dan ini tidak disetor ke bendahara. kami akan kaji terkait aliran dana ini,” lanjutnya dia.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki lebih dalam kasus pungli tersebut. Disebutkannya, Pasar Kobong Wulung memiliki kios sekitar 99 unit. Para pedagang yang ingin memiliki kios tersebut diwajibkan membayar uang sekitar Rp 45 juta sampai Rp 50 juta rupiah.

“Adapun kami melakukan penyelidikan terkait dengan 55 kios yang saat ini masih proses angsur. Kemudian, kami sudah mengamankan beberapa barang bukti yaitu berupa fotokopi DP atau uang muka, kemudian angsuran dan identitas daripada pemilik toko,” terang dia.

Sementara itu Bupati Blora, Arief Rohman memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahnya yang melakukan pungli di pasar.

Menurutnya, ada sejumlah oknum di pasar yang diduga melakukan pungli terhadap para pedagang. Seperti contoh yang terjadi di pasar daerah Randublatung.

“Saya minta, soal pasar ini saya serius untuk melakukan pembenahan ya. Jadi, kalau ada pungli ya, kami akan tindak tegas,” tegasnya.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.