Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Palsukan Dokumen, Ketua BPD Manggarmas Grobogan Dipolisikan

Diduga Palsukan Dokumen, Ketua BPD Manggarmas Grobogan Dipolisikan
Satreskrim Polres Grobogan. (MURIANEWS/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan Mustaghfirin dilaporkan warganya ke Satreskrim Polres Grobogan.

Laporan itu dilakukan oleh A. Nur Rofik, warga Desa Manggarmas, Rabu (26/1/2022). Ia melaporkan Mustaghfirin atas dugaan pemalsuan dokumen.

Adapun yang dilaporkannya yakni terkait dokumen pencarian anggaran Tunjangan dan Operasional BPD Manggarmas pada Desember 2021 lalu.

Di mana, dalam dokumen tersebut diduga menggunakan stemple BPD Manggarmas yang telah dipalsukan. Sebab, stempel ketua BPD Manggarmas masih di tangan Nur Rofik.

Untuk diketahui, A. Nur Rofik sebelumnya merupakan ketua BPD Manggarmas sebelum dikudeta oleh anggotanya pada Desember 2021. Dalam kudeta itu, Nur Rofik kemudian digantikan Mustaghfirin.

Baca juga: Dugaan Korupsi Jatipecaron Grobogan, Saksi yang Diperiksa Bertambah

Nur Rofik mengaku tidak dilibatkan dalam beberapa pertemuan dan menilai pengangkatan Mustaghfirin sebagai ketua BPD tidak sah. Dengan begitu, stempel yang dipakai untuk mencairkan anggaran untuk BPD juga tidak sah.

“Pada pertemuan itu tanpa kehadiran saya, telah disepakati untuk mengganti Ketua BPD Manggarmas yang tertuang dalam Berita Acara BPD Manggarmas Nomor: 18/A/BPD/IX/2021 langsung menetapkan Mustaghfirin sebagai ketua BPD definitif tanpa mendemisionerkan semua pengurus BPD yang lama,” kata dia, Kamis (27/1/2022).

Kemudian, lanjutnya, pada 11 Desember 2021, diadakan rapat pembahasan terkait usulan tentang penyelesaian permasalahan BUMDesa untuk disampaikan kepada pemerintah Desa Manggarmas.

Dalam agenda tersebut ternyata termuat agenda terselubung pemaksaan Nur Rofik menandatangani Berta Acara Nomor: 18/A/BPD/IX/2021.

“Saya sudah membuat pernyataan secara administratif kepada Camat Godong. Tapi tidak ada respon. Makanya saya masukkan aduannya (ke Satreskrim Polres Grobogan),” tambah Nur Rofik.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...