Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Komplotan Pembobol ATM Jepara Ditangkap, Begini Pengakuannya

Komplotan Pembobol ATM Jepara Ditangkap, Begini Pengakuannya
Konfrensi Pers penangkapan komplotan pembobolan ATM di Mapolres Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Komplotan pembobol ATM lintas provinsi berhasil diamankan Satreskrim Polres Jepara. Tiga dari empat tersangka kini telah ditahan di Polres Jepara.

Adapun tiga tersangka yang ditangkap yakni Emi Adho, warga Banten; Juni Ago, warga Lampung; dan Fauzan Rizani, warga Lampung. Ketiga tersangka ditangkap di Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu, (23/1/2022). Sementara, satu tersangka yang masih buron yakni Yd, warga Lampung.

Ada sebelas TKP yang menjadi lokasi aksi mereka. Dari total TKP itu mereka berhasil mengumpulkan hasil kejahatannya hingga Rp 200 juta.

Oleh salah satu pelaku, Emi Adho, hasil kejahatannya itu digunakan untuk beli slot (judi online). Hasil kejahatannya itu juga untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Uangnya digunakan untuk beli slot (judi onliine) dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” imbuh Emi Adho saat dihadirkan dalam konfensi pers di Mapolres Jepara, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Polres Jepara Ringkus Komplotan Pembobol ATM

Dalam pemeriksaan, diketahui keseharian Emi bekerja sebagai sopir angkot. Ia belajar membobol mesin ATM dari internet dan seorang copet kenalannya.

Saat melancarkan aksinya, ia memilih mesin ATM yang jarang digunakan masyarakat. Mesin ATM yang kondisinya seperti itu memudahkan komplotannya dalam beraksi.

Kapolres Jepara, AKBP Warsono, mengatakan modus yang digunakan komplotan pembobol mesin ATM itu adalah mengganjal mesin ATM dengan tusuk gigi.

Selanjutnya, mereka berpura-pura membantu korban yang hendak menggunakan mesin ATM. Dalam kesempatan tersebut, pelaku memgganti kartu ATM korban dengan kartu ATM mati yang sudah disiapkan pelaku.

“Ada empat pelaku, satu orang berpura-pura membantu, dua orang mengapit korban dan mengamati PIN (personal identivication number) yang dimasukan korban. Satu orang lagi bertugas mengawasi dari luar. Setelah menukar kartu ATM korban mereka pergi, tapi masih ada satu yang mengawasi dan dia ini yang masih buron,” kata Warsono.

Warsono mengatakan, komplotan itu telah beraksi di tiga provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Dari tiga provinsi itu ada 11 tempat kejadian perkara (TKP). Di Banten dan Jawa Barat masing-masing ada empat TKP.

“Kemudian yang di Jawa Tengah ada tiga TKP, yaitu dua TKP di Jepara dan satu TKP di Cilacap,” ujar Warsono dalam jumpa pers sore ini, Kamis (27/1/2022).

Dari dua TKP di Jepara, para pelaku berhasil menggasak uang Rp 39,5 juta. Rinciannya, Rp 35,5 juta dari dua mesin ATM di Jepara dan Rp 4 juta dari satu mesin ATM di Cilacap. Total dari 11 TKP para pelaku berhasil menggasak Rp 200 juta lebih.

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Fachrurozi, menambahkan otak kejahatan yakni Emi Adho, Juni Ago dan Fauzan Rizani. Adapun pelaku dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...