Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Karya Siswa SMK Tunas Harapan Pati Dipamerkan

Karya Siswa SMK Tunas Harapan Pati Dipamerkan
Siswa SMK Tunas Harapan Pati memamerkan hasil karya siswa project based learning. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Karya siswa SMK Tunas Harapan Pati dipamerkan di halaman sekolah mereka. Barang yang dipamerkan tersebut merupakan hasil karya siswa dari project-based learning (PjBL).

Ketua Pameran, Arif Jurmawanto mengatakan, pameran ini dihelat secara virtual dan berlansung selama tiga hari yang puncaknya pada Kamis (27/1/2022). Ia berharap siswa-siswa dapat mengaplikasikan pembelajarannya di masyarakat.

“Pameran ini adalah menunjukkan produk siswa kami dari hasil pembelajaran project-based learning yang nantinya akan diaplikasikan ke masyarakat. Jadi ada produk-produk dari masing-masing jurusan untuk membantu kepentingan masyarakat secara nyata,” katanya, Kamis (27/1/2022).

Ada 12 stand dalam pameran hasil karya siswa SMK Tunas Harapan Pati itu. Mulai dari produk mesin, motor listrik, makanan, hingga handsanitizer yang memang sangat diperlukan di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Baca juga: Karya Anak-Anak Difabel Grobogan Dipamerkan, Hasilnya Luar Biasa

“Macam-macam produk, mulai dari teknik kendaran ringan (TKJ) ada motor gesit yang merupakan produk rakitan motor listrik dari siswa bersama gesit,” ujarnya.

“Lalu, teknik komputer dan jaringan, terkait produk aplikasi Android dan jaringan. Kemudian perfilman yang menjuarai ajang perfilman Indonesia. Kimia ada produk sabun, handsanitizer, minuman alami. Dan sebagainya,” lanjutnya.

Melalui pembelajaran berbasis proyek ini siswa diajarkan tidak hanya mampu bersaing untuk meningkatkan kemampuan membuat barang maupun jasa saja.

Namun diberikan pengetahuan bagaimana produk-produk tersebut langsung bisa menyentuh masyarakat, sehingga nilai kemanfaatan bisa tepat sasaran.

“PjBL adalah pembelajaran yang menghasilkan produk tertentu, baik itu jasa maupun benda yang nantinya langsung bisa diaplikasikan ke masyarakat. Contoh kemarin ada yang buat aplikasi android langsung digunakan untuk membantu desa,” tandasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...