Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Angin Puting Beliung Sapu 30 Rumah di Jepara

Angin Puting Beliung Sapu 30 Rumah di Jepara
BPBD Jepara bersama Pemdes Srikandang menginventarisir kerusakan akibat angin puting beliung. (MURIANEWS/BPBD Jepara)

MURIANEWS, JeparaBencana angin puting beliung melanda di Desa Srikandang, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara. Sedikitnya 30 rumah warga setempat rusak diterjang bencana tersebut.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Nor Isdiyanto, mengatakan peristiwa angin puting beliung terjadi pada tengah malam tadi. Tepatnya sekitar pukul 00:15 WIB, Rabu (26/1/2022).

Arwin menjelaskan, pada saat peristiwa itu terjadi, hujan lebat disertai angin kencang melanda di wilayah tersebut. Sebanyak 30 rumah warga yang rusak itu tersebar di RT 2 RW 1 dan RT 2 RW 3 Desa Srikandang.

Baca juga: Difabel Jepara Ini Sulap Limbah Kayu Jadi Karya Bernilai Tinggi

Kerusakan yang dialami beragam. Yang paling banyak yaitu kerusakan pada atap rumah warga. Selain itu, banyak pohon juga tumbang akibat sapuan angin.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Semua warga selamat. Karena pemilik rumah sudah menyelamatkan diri setelah mendengar angin kencang. Hanya rumahnya yang rusak ringan sampai rusak sedang,” ungkap Arwin, Rabu (26/1/2022).

Sampai saat ini, kerugian materi akibat terjadinya peristiwa tersebut belum bisa diketahui. BPBD dan pemerintah desa Srikandang masih menghitung-hitung kerugian tersebut. Hingga siang ini, listrik di wilayah tersebut masih padam.

Sementara itu, Petinggi Desa Srikandang, Sohib, langsung melakukan tindakan cepat pada masyarakat yang terdampak angin puting beliung. Pihaknya sudah menginventarisir semua kerugian yang diderita warga.

“Saat ini saya sedang membeli beberapa kebutuhan material yang mendesak. Soal total kerugian masih kami hitung. Yang paling penting warga saya semua selamat dari bencana itu,” ucap Sohib.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...