Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jepara Masuk PPKM Level 1, Resiko Penularan Covid-19 Diklaim Rendah

Masuk PPKM Level 1, Resiko Penularan Covid-19 di Jepara Diklaim Rendah
Seorang anak mengikuti vaksinasi dengan didampingi orang tuanya di Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Kabupaten Jepara masuk dalam penetapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 menurut Instruksi Mendagri Nomor 05 Tahun 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Mudrikatun, mengatakan selain sudah masuk ke Level 1, Kabupaten Jepara juga berada di zona kuning atau resiko rendah untuk penyebaran Covid-19. Hal ini terlihat dari jumlah kasus di yang terus menurun.

Hingga Selasa (25/1/2022), kata Mudrikatun, tinggal menyisakan satu orang yang terkonfirmasi Covid-19. Saat ini, yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Jelang Imlek, Umat Tridharma Welahan Jepara Sucikan Kelenteng

Berdasarkan data DKK Jepara, secara komulatif sejak awal kemunculan kasus jumlah warga yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 18.723 orang.

Dari jumlah tersebut 17.712 orang (94,60 persen) dinyatakan sembuh, 1.010 orang (5,39 persen) meninggal dunia.

Meskipun Jepara masuk dalam zona kuning dengan risiko rendah, namun masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Itu agar kasus Covid-19 dapat ditekan seminimal mungkin dan bahkan tidak ada sama sekali.

“Saat ini Jepara masuk zona kuning, tapi jangan sampai lengah dan tetap waspada,” kata Mudrikatun.

Mudrikatun memetakan terjadinya penurunan kasus Covid-19 terjadi sejak Desember 2021 lalu. Ada 13 kasus aktif di Kabupaten Jepara. Kemudian turun pada Januari sebanyak tiga kasus. Saat ini, tinggal menyisakan satu kasus.

Mudrikatun berharap meskipun jumlah kasus menurun, protokol kesehatan (prokes), harus tetap dijalankan sembari pembentukan herd imunity (kekebalan kelompok) melalui proses vaksinasi.

Beberapa hal yang dilakukan saat ini, yaitu melaksananakan vaksinasi untuk menjangkau masyarakat pedesaan sampai ke tingkat RT dan RW. Juga melakukan jemput bola untuk para lansia, dan percepatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...