Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tak Ada Kompensasi, Pemilik Bangunan LI Pati Kini Diancam Denda

Tak Ada Kompensasi, Pemilik Bangunan LI Pati Kini Diancam Denda
Bangunan di LI terlihat kosong dan sepi tanpa penghuni. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Pemilik Bangunan Lorong Indah atau Lorok Indah (LI) Pati makin gerah. Mereka yang diminta membongkar bangunan tanpa konpensasi atau ganti rugi, kini dihadapkan dengan pilihan yang tak mengenakkan.

Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati justru berencana mengenai denda pada pemilik bangunan yang tak mau melakukan pembongkaran bangunannya sendiri. Itu diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati Sugiyono.

“Pemilik yang tak mau membongkar bangunannya akan kami denda,” ujar Sugiyono saat ditemui di ruang kerjanya selepas mengikuti rapat koordinasi pembongkaran bangunan LI, Senin (24/1/2022).

Sugiyono menjelaskan besaran denda ini, yakni 10 persen dari nilai bangunan. Semakin mahal nilai rumahnya semakin mahal pula denda yang harus dibayar.

“Dendanya sebesar 10 persen. Kalau nilai rumahnya Rp 100 juta, dendanya ya Rp 10 juta. Kalau Rp 80 juta ya dendanya Rp 8 juta,” tutur Sugiyono.

Baca juga: Pemilik Bangunan LI Pati Minta Ganti Rugi

Sebelumnya, Pemkab Pati sudah melayangkan surat peringatan dan perintah pembongkaran kepada pemilik bangunan di LI. Dalam surat itu, bila pemilik bangunan tidak berkenan membongkar, Pemkab Pati akan membongkar paksa pada bulan Februari nanti.

Namun, surat ini tak digubris pemilik bangunan di LI. Mereka tak rela bangunan miliknya yang sudah dibangun puluhan tahun itu diratakan dengan tanah tanpa ada ganti rugi atau kompensasi.

“Ndak mau membongkar saya. Kalau ada kompensasi baru mau. Bangun habis puluhan hingga ratusan juta kok dibongkar. Bongkar sendiri kan juga butuh biaya,” kata Ridwan, salah satu pemilik bangunan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...