Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Pamit Mancing, Pemuda di Grobogan Ditemukan Meninggal di Dalam Embung

Pamit Mancing, Pemuda di Grobogan Ditemukan Meninggal di Dalam Embung
Warga dibantu petugas kepolisian saat melakukan evakuasi jasad Riyansor, korban tenggelam di embung Desa Sulursari (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Grobogan – Muhamad Riyansor, pemuda 17 tahun asal Dusun Nglejok RT 04/RW 04, Desa Pelem, Kecamatan Gabus pulang tak bernyawa usai pamit mancing, Sabtu (22/1/2022) siang. Korban meninggal setelah tenggelam di embung yang berada di Dusun Ngesrep, Desa Sulursari, Kecamatan Gabus.

Sebelumnya, Riyansor pamit kepada orangtuanya untuk pergi memancing pada Sabtu siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, hingga pukul 16.30 WIB, orangnya belum juga pulang.

Orang tuanya yang merasa khawatir lantas mencoba menelepon korban. Namun saat dihubungi, nomornya sedang tidak aktif. Selanjutnya, orang tua korban dan beberapa kerabatnya mencari ke Desa Sulursari, tempat dimana lokasi embung yang dituju anaknya memancing.

Baca juga: Embung Kembang Kempis Bakal Dibangun di Alur Sungai Juwana

“Dalam pencariannya, orang tua korban mendapat informasi dari kepala desa Sulursari yang kebetulan baru saja lewat embung. Kebetulan di pinggir embung ada motor dan alat pancing tapi tak ada orangnya,” terang Camat Gabus Gogot Trikoyo, Minggu (23/1/2022).

Orangtua korban pun mengecek ke lokasi embung berukuran 40×50 meter dengan kedalaman tiga meter itu. Benar saja, orang tua korban mengenali motor dan alat pancing itu milik anaknya. Selanjutnya, Kades setempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Gabus.

Setelah itu, orang tua korban, bersama anggota Polsek Gabus dan dibantu warga mulai melakukan pencarian di embung sekitar pukul 18.00 WIB. Empat jam kemudian atau sekitar pukul 22.00 WIB, korban berhasil ditemukan di dasar embung dalam kondisi meninggal.

Korban lalu dievakuasi ke atas dan dibawa pulang pihak keluarga. Dari hasil pemeriksaan oleh petugas kepolisian, Inafis Polres Grobogan dan tenaga medis Puskesmas Gabus 1, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Diduga, korban meninggal dunia karena  tenggelam.

“Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima atas musibah tersebut. Keluarga menyatakan tidak akan menuntut siapa pun,” tutup Camat.

 

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Dani Agus

Comments
Loading...