Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kudus Sukun Badak Telan Kekalahan ke-3 di Proliga 2022

Kudus Sukun Badak
Pemain Kudus Sukun Badak mencoba mengeblok spike lawannya, di Proliga 2022. (MURIANEWS/Yudha Auliya Rahmand)

MURIANEWS, Bogor – Kudus Sukun Badak menelan kekalahan ke-3 di Proliga 2022. Pada pertandingan ke-4 melawan Palembang Bank Sumsel Babel, mereka kalah 2-3, Sabtu (22/1/2022).

Tim Kudus Sukun Badak memberikan perlawanan maksimal dalam pertandingan ini. Mereka memaksakan pertandingan disudahi dengan pertandingan panjang dengan lima set. Recovery para pemain Kudus Sukun Badak, yang sehari sebelumnya sudah bermain, bisa jadi membuat mereka ‘kelelahan’.

Pada pertandingan ini, Kudus Sukun Badak menelan kekalahan di set pertama dengan skor 22-25. Memasuki set kedua mereka berhasil menang dengan 25-23. Sedangkan di set ke-3 mereka kembali kalah dengan skor 23-25.

Pada set ke-4, pertarungan ketat terjadi diantara kedua tim. Kudus Sukun Badak yang harus memenangkan set ini jika tidak ingin kalah lebih cepat, akhirnya mampu bangkit. Sempat ketat dalam pengumpulan skor, Palembang Bank Sumsel Babel, sempat mendekati kemenangan.

Namun upaya keras para pemain Kudus Sukun Badak akhirnya mampu memaksakan deuce. Drama pertandingan terjadi pada babak ke-4 ini, setelah akhirnya Kudus Sukun Badak menang dengan skor 29-27.

BACA JUGA: Meski Kalah, Kudus Sukun Badak Masih Tetap di Posisi 4 Klasemen Proliga 2022

Di set kelima, stamina kedua tim sudah terkuras habis. Palembang Bank Sumsel Babel yang saat itu mampu mengungguli skor dari Kudus Sukun Badak terlebih dahulu, akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Kudus Sukun Badak pun harus mengakhiri pertandingan dengan kekalahan 15-11.

Pelatih Kudus Sukun Badak, Rohadi Mulyo menyebut, masalah recvovery pemainnya menjadi masalah. Para pemainnya belum sepenuhnya pulih, pasca bertanding melawan Jakarta Pertamina Pertamax sehari sebelumnya, Jumat (21/1/2022) kemarin.

“Recovery para pemain memang kurang, karena kemarin baru saja usai bertanding,” katanya usai pertandingan.

Kondisi tersebut, membuat para pemain sering kehilangan konsentrasi bermain, dan menciptakan banyak kesalahan elementer. Sebuah hal yang sebelumnya sudah dievaluasi secara menyeluruh.

“Karena stamina pemain belum pulih sepenuhnya, akhirnya kerap membuat kesalahan seperti servis sampai receive yang tidak sempurna,” jelasnya.

Reporter: Yudha Auliya Rahman
Editor: Budi erje

Comments
Loading...