Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Listyo Sigit Perintahkan Propam Polri Datangi Polda Sumut, Jateng dan Jatim, Ada Apa?

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Dok. Humas Polri)

MURIANEWS, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Propam Polri untuk mendatangi Polda Sumatera Utara (Sumut), Polda Jawa Tengah (Jateng) dan Polda Jawa Timur (Jatim). Itu adalah untuk mengidentifikasi akar masalah yang selama ini terjadi, terutama di tiga Polda tersebut.

Selain itu, kunjungan tersebut juga terkait dengan arahan Kapolri yang kerap ‘mandek’ sampai pada level middle manager atau setara kapolres.

“Sesuai perintah Kapolri, kami datang ke tiga polda (Sumut, Jateng, Jatim) sebagai upaya dan strategi pencegahan bagi anggota agar tidak melakukan pelanggaran,” ujar Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dilansir dari detik.com, Sabtu (22/1/2022).

Baca: Jelang Tahun Baru, TNI Polri di Lamongan Gencar Sosialisasi Protokol Kesehatan

“Dilakukan random sampling ke polsek, polres, hingga polda untuk mengidentifikasi sistem yang paling mendasar, dan sudah berjalan,” sambung dia.

Sambo menyayangkan arahan yang disampaikan pimpinan Polri pada tiap kesempatan hanya sampai pada level middle manager atau setara kapolres. Untuk itu, Ferdy meminta jajaran segera membenahi satuan masing-masing.

Baca: 44 Eks Pegawai KPK Resmi Jadi ASN Polri

“Hasil pengamatan kami, masih ditemukan hal mendasar yang tidak dilaksanakan sepenuhnya. Apabila tidak dilaksanakan, akan berdampak seperti bola salju. Dan adanya perintah atasan yang hanya sampai pada level middle management (kapolres),” ungkap Sambo.

“Kami arahkan para kasatker dan kasatwil untuk melakukan upaya preemtif, seperti komunikasi pimpinan dan bawahan, bimbingan rohani, aspek sosial, tes psikologi, serta pelatihan kompetensi,” imbuh Sambo.

Baca: 52 Eks Pegawai KPK Penuhi Kesediaan Jadi ASN Polri

Dia pun memerintahkan seluruh kapolres dan kapolsek mengawasi dengan ketat perilaku anggota di lapangan.

“Arahan pimpinan tidak sampai ke pelaksana, sehingga kita maksimalkan peran middle manager dan first line supervisor dalam melakukan pengawasan melekat terhadap pelaksana di lapangan,” tambahnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
SUmber: Detik.com

Comments
Loading...