Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Heboh Petisi untuk Nia Ramadhani Agar Direhabilitasi Banjir Dukungan

foto: cnnindonesia.com

MURIANEWS, Jakarta- Nia Ramadhani beserta suaminya Ardi Bakrie dan sopirnya Zen Vivanto, divonis oleh majelis hakim dengan penjara satu tahun atas kasus penyalahgunaan narkoba. Akibat vokis tersebut, Nia ramadhani dkk pun mendapatkan dukungan dari teman-temannya.

Teman-teman Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie membuat petisi agar ketiga terpidana itu dihukum dengan rehabilitasi 12 bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Petisi itu pun banjir dukungan.

Saat ini, petisi yang bertuliskan ‘Rehabilitas untuk Ardi Bakrie, Nia Ramadhani, dan Zen Vivanto’ itu sudah mendapat 4.525 tanda tangan dari target 5.000.

Theresa Wienathan, sahabat dan asisten Nia Ramadhani menjelaskan adanya petisi tersebut. Petisi tersebut dibuat oleh teman-teman Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie.

Baca: Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Akan Ajukan Banding

“Ini bareng sama teman-teman (dibuatnya) kita berpikir kayak orang kalau narkoba sebagai korban bukan harusnya dipenjara mending direhab,” tegas Theresa Wienathan dilansir dari Detik.com Sabtu (22/1/2022)

“Kalau orang masuk penjara belum tentu menyadarkan dia. Kalau direhab kan dirawat. Sama teman-teman kita bikin petisi juga semoga berdampak,” harap Theresa Wienathan.

Baca: Tuntutan 12 Bulan Rehabilitasi, Nia Ramadhani Justru Divonis 1 Tahun Penjara

Jangankan Nia Ramadhani, Theresa Wienathan serta keluarga Nia dan Ardi shock mendengar majelis hakim membacakan vonis satu tahun penjara. Hal itu memang sangat jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Nia Ramadhani Cs dengan 12 bulan rehabilitasi di RSKO.

Baca: Nia Ramadhani Divonis 1 Tahun Penjara

“Shock banget karena awal kan kita dengernya awal masuk asesmen BNN 3 bulan, di tempat rehab asesmen lagi (hasilnya) 6 bulan. Sidang tuntutan dari jaksa keluarnya 12 bulan rehab. 12 bulan bisa lebih rendahlah hasil bisa dikurangin, ternyata hasilnya malah bkin shock. Kok sampai penjara?” ungkap Theresa Wienathan.

“Habis sidang kita nggak bisa ngomong. Kita pun yang teman-teman, saudara cuma bisa nangis,” tegasnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.