Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lapak Pedagang Alun-Alun Kembangjoyo Pati Diundi

Lapak Pedagang Alun-Alun Kembangjoyo Pati Diundi
Para pedagang mengantri undian agar dapat menempati lapak Alun-alun Kembangjoyo di Plaza Pragolo. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Pengundian lapak pedagang Alun-alun Kembangjoyo Pati atau Alun-alun Timur diundi, Jumat (21/1/2022). Sebanyak 150 pedagang mendatangi Plaza Pragolo untuk mengikuti undian.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagperin) Kabupaten Pati Hadi Santoso, mengungkapkan pengundian ini dilakukan agar pada akhir Januari 2022 ini mereka bisa menempati lapak di Alun-alun Kembangjoyo.

“Hari ini sudah mulai pengundian. Seiring dengan kesiapan agar akhir bulan bisa di tempati, kita lakukan pengundian,” ujar Hadi.

Pengundian ini dilakukan untuk menentukan tempat mereka berdagang. Hadi memastikan para pedagang ini menempati lapak di Alun-alun Kembangjoyo.

Baca juga: Disdagperin Pati Klaim Tak Tarik Biaya PKL ke Alun-Alun Kembangjoyo

Hadi juga mengatakan dalam pengundian yang telah berlangsung di bagi dua sesi dalam dua hari. Pada Jumat ini pengundian untuk para pedagang aksesoris dan fashion.

Sedangkan pada sesi kedua yang rencananya berlangsung Sabtu (22/1/2022). Sesi itu diperuntukan untuk pedagang kuliner.

“Dan kami dalam beberapa sesi sesuai dengan usaha. Ini tadi ada usaha aksesoris, dan besok kuliner. Pengundian ini agar transparan dalam apapun. Jadi penempatan ini jenis dagangan, agar tidak tercampur,” katanya.

Bagi pedagang yang belum bisa datang pada dua sesi yang telah ditentukan. Disdagperin memberikan kesempatan sampai dengan seminggu ke depan untuk mengambil undian.

Alun-alun Kembangjoyo mempunyai 360 lapak. Lapak ini harus ditempati para pedagang yang terverifikasi berdasarkan data dari Disdagperin.

Hadi mewanti-wanti agar para pedagang tidak menyewakan atau memperjualbelikan lapak yang telah diperoleh tersebut. Mengigat pihaknya tidak memungut biaya.

“Kemudian nanti menempati di sana harus sesuai nama. Tertera daftar dalam verifikasi. Kami akan memberikan surat keterangan, siapa yang menempati lapak, tidak boleh dialihtangankan, dan tidak boleh disewakan,” tandasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...