Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Murah Banget, Lihat Satwa Langka di Mini Zoo Geyer Grobogan Cukup Bayar Parkir Aja

Mini Zoo Geyer. (MURIANEWS/Saiful Anwar)

MURIANEWS, Grobogan – Satwa langka biasa ditampilkan di kebun binatang. Tak terkecuali di kebun binatang mini ‘Mini Zoo Geyer’ di Desa Geyer, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan Ini.

Di sana, terdapat beberapa satwa langka seperti burung merak, musang, dan rusa. Ada juga jenis reptil iguana, burung kakaktua, dan ikan koi. Jumlah binatangnya memang masih terbatas.

Namun, panorama alam di sana cukup memanjakan mata. Lebih lagi, sudah ada beberapa warung yang menyediakan beragam makanan. Selain itu, ada juga beberapa wahana edukasi dan permainan anak.

Mini Zoo Geyer ini mulai dirintis sekitar dua tahun lalu. Letaknya, hanya berjarak sekitar 50 meter dari Balaidesa Geyer, Kecamatan Geyer. Sudah ada papan petunjuk untuk memudahkan wisatawan menuju lokasi.

Wisatawan tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk masuk ke tempat wisata itu. Sebab, pengelola tidak memberlakukan tiket masuk alias gratis.

Baca juga: Embun Bening, Destinasi Wisata Baru di Grobogan dengan Latar Waduk Kedungombo 

Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraannya. Untuk kendaraan roda dua, harga tiket parkirnya hanya Rp 3 ribu, sementara mobil Rp 5 ribu, dan Bus sebesar Rp 10 ribu.

Wisata ini buka sejak pukul 08.00 pagi hingga 22.00. Pada hari kerja pengunjungnya hanya puluhan, namun di hari libur pengunjungnya mencapai ratusan.

“Kalau hari biasa paling 30 orang sampai 50-an orang. Kalau Sabtu atau Minggu biasanya ramai, sampai ratusan,” kata Siswanto, salah satu pengelola wisata tersebut, Rabu (19/1/2022).

Pengunjung melihat salah satu binatang di dalam sangkar di Mini Zoo Geyer, di Desa/Kecamatan Geyer, Rabu (19/1/2022). (Murianews/Saiful Anwar).

Di lokasi wisata, sudah disediakan sejumlah gazebo. Gazebo-gazebo itu tentu semakin membuat nyaman para pengunjung. Terlebih, di musim hujan seperti sekarang ini. Gazebo bisa menjadi tempat berteduh saat tiba-tiba datang hujan.

Sebagai wahana edukasi, pengelola telah menempatkan papan informasi di beberapa jenis binatang. Di papan informasi itu juga terdapat informasi klasifikasi binatang, persebaran, deskripsi singkat, habitat dan makanan, hingga status konservasi.

Adapun, Mini Zoo Geyer sementara dikelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat. Sebelum dikelola Pokdarwis, Mini Zoo Geyer merupakan milik Eko Budi Santoso, anggota DPRD Grobogan.

Ketua Komisi C itu menghibahkannya Mini Zoo miliknya kepada Pokdarwis Geyer. Kebetulan, Eko merupakan suami Kepala Desa Geyer Sri Budiati.

Baca juga: Potensi Wisata di Nglinduk Grobogan Ini Rusak, Ini Penyebabnya

Kepala Desa Geyer Sri Budiati mengaku dari retribusi parkir itulah yang menjadi pemasukan BUMDes.

Selain parkir, rencananya BUMDes juga akan melayani penjualan suvenir serta wahana permainan anak-anak. Diharapkan pula, ke depan adanya wisata edukasi ini juga bisa lebih mengangkat ekonomi masyarakat sekitar.

“Memang sudah komitmen kami, (wisata itu) akan digratiskan terus untuk tiket. Untuk pemasukan BUMDes bisa dari yang lain. Harapannya juga nanti bisa membantu mengangkat ekonomi warga kami,” kata Sri.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, pengelola gencar mewajibkan pengunung untuk terus memakai masker selama di lokasi ini. Banner untuk menjaga prokes tersebar di banyak titik. Meski begitu, tetap ada pengunjung yang kadang melepas maskernya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...