Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Satu Buronan Pembunuhan Bermotif Perselingkuhan di Jepara Ditangkap

Satu Buronan Pembunuhan Bermotif Perselingkuhan di Jepara Ditangkap

Kapolres Jepara AKBP Warsono saat pers rilis kasus pembunuhan selingkuhan suami di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Satu pelaku pembunuhan yang dilatarbelakangi perselingkuhan di Kabupaten Jepara berhasil diamankan Satreskrim Polres Jepara. Buronan berhasil ditangkap setelah 3,5 tahun dalam pelarian.

Adapun satu buronan yang berhasil diamankan, yakni MY, yang merupakan kakak kandung pelaku utama pembunuhan, YF di SPBU Kriyan, Kecamatan kalinyamatan, Jepara pada (30/6/2018). MY sempat melarikan diri ke Malaysia dan akhirnya pulang pada akhir 2021.

“Tim Resmob mencari keberadaan MY dan didapat informasi bahwa tersangka sedang melaksanakan karantina di Jakarta,” terang Kapolres Jepara, AKBP Warsono, Rabu (19/1/2022).

Polisi kemudian mengetahui keberadaan MY di Kudus dan menginap bersama keluarganya pada Kamis (13/1/2022). Keesokan harinya, MY berhasil ditangkap dan dibawa ke Polres Jepara.

Atas perbuatannya itu, MY dikenai Pasal 170 dan/atau Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun.

Baca juga: Pelaku Pembacokan di Mayong Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Sementara itu, MY, mengaku tidak ikut membacok korban berinisial AS. Sebab dia tidak membawa senjata tajam saat terjadi perkelahian tersebut.

“Sebenarnya saya tidak membacok. Saya disuruh untuk menjaga dan mengawasi. Niat saya untuk meluruskan perkara. Tapi terjadi gelut (perkelahian, red). Saya melihat adik saya dipukuli kaya gitu, ya menolong. Saya sempat mukul dia satu kali,” terang MY saat dihadirkan dalam konfrensi pers di Mapolres Jepara.

MY mengungkapkan, perkelahian tersebut merupakan puncak kemarahan dari adiknya. Sebab, YF sendiri sudah tahu kalau istrinya berselingkuh sudah dua tahun lebih. Namun YF berusaha sabar dan berupaya mempertahankan keluarganya.

Sampai saat ini, YF bersama adik kandungnya berinisial MS (30) yang ikut dalam pengeroyokan itu, masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polres Jepara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.