Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Merasa Dilecehkan Oknum Polisi saat Buat Laporan, Perempuan di Boyolali Lapor Propam

Ilustrasi.

MURIANEWS, Boyolali – Seorang perempuan asal Boyolali berinisial R (28) melaporkan seorang oknum perwira Polres Boyolali ke propam. Gara-garanya, R merasa dilecehkan saat membuat laporan ke polres terkait pelecehan seksual yang dialami.

Bukannya dilayani dengan baik, R justru mendapat perkataan yang dinilai melecehkan. Tak terima dengan ucapan sang perwira, R pun akhirnya melaporkannya ke Propam Polres Boyolali.

Pengacara R, Hery Hartono menjelaskan bahwa laporan itu juga ditembuskan ke beberapa pihak.

Baca: Oknum Polisi Abaikan Korban Kecelakaan di Bulukumba Diperiksa Propam

“Sudah kami laporkan ke Propam Polres Boyolali. Laporan juga kami tembuskan ke Kapolri, Divpropam Mabes Polri, Itwasum Mabes Polri, Kapolda, Dit Propam Polda Jateng, Irwasda Polda Jateng, Wakapolda Jateng, Ketua IPW,” kata Hery seperti dikutip Detik.com, Senin (17/1/2022).

Hery menjelaskan, kasus itu bermula saat suami R ditangkap polisi karena kasus perjudian pada 9 Januari lalu. Keesokan harinya, R didatangi oleh seorang pria tak dikenal yang mengaku anggota Polda Jateng. Pria itu juga menunjukkan kartu anggota polisi dengan nama inisial GW.

“Datang ke sini ada seseorang yang mengaku anggota Polda, dengan menunjukkan kartu identitas anggota polisi, mau membantu menguruskan kasus suaminya,” jelas Hery.

Baca: Ahok Dukung Propam Tindak Tegas Adik Iparnya yang Pecaran Pakai Mobil PJR

Pria yang mengaku polisi itu kemudian mengajak R pergi mengendarai mobil. Wanita yang suaminya sedang bermasalah itu pun menurut. Di tengah jalan, R sempat curiga dan hendak melompat keluar dari dalam mobil.

“Tapi rambutnya langsung dijambak, diancam dengan menggunakan pisau,” imbuhnya.

Pria itu lantas membawa R ke sebuah hotel di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang. Di tempat tersebut wanita itu mengalami pelecehan seksual.

Beruntung, R akhirnya bisa melarikan diri dan pulang ke Boyolali. Dia lantas melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Boyolali.

Baca: Diperiksa Propam, Polantas Gunakan Mobil PJR untuk Pacaran Segera Ditahan dan Dicopot

Dalam kesempatan itu, R menjelaskan, dia datang ke Mapolres Boyolali untuk melapor kasus pelecehan seksual yang dialaminya tersebut. Dia mengaku diterima baik oleh SPKT. Dari sana dia diarahkan ke ruang kronologi dan korban pun menjelaskan apa yang dialaminya.

Sesaat kemudian seorang oknum perwira polisi datang. Oknum perwira ini menanyakan siapa dan apa keperluannya. Setelah dijelaskan oleh anggotanya, oknum itu justru mengeluarkan perkataan yang tidak mengenakkan dan dinilai melecehkan.

“Ya saya langsung down, saya dapat musibah terus saya diomongi seperti itu, saya merasa tambah sakit gitu loh. Malu, sudah jatuh tertimpa tangga terus dikatain seperti itu,” kata R sembari menunduk.

Baca: Teman Laki-Laki Polwan Pati saat Kepergok Suami di Kamar Hotel Semarang Juga Polisi, Kini Ditangani Propam

Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengaku mendapatkan pengaduan tersebut. Pihaknya telah memerintahkan Kasi Propam Polres Boyolali untuk menindaklanjuti pengaduan tersebut.

“Sesuai prosedur tetap kita laksanakan, untuk masalah pengaduannya kita terima, rencananya besok akan diperiksa pelapornya di Propam Polres,” ujar Morry Ermond.

“Pengaduannya terkait dengan pemeriksaan, ada kata-kata yang membuat pelapor ini merasa dilecehkan. Jadi itu harus kita segera tindak lanjuti karena ini terkait dengan perlindungan terhadap perempuan. Tetap akan kita proses, akan kita periksa secara internal,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...