Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Terus Genjot Vaksinasi, Binda Jateng Suntikan Vaksin Covid-19 ke 1.300 Warga Mojoagung Grobogan

Terus Genjot Vaksinasi, Binda Jateng Suntikan Vaksin Covid-19 ke 1.300 Warga Mojoagung Grobogan
Petugas dari BIN sedang melakukan vaksinasi pada warga Mojoagung, Kecamatan Karangrayung. (Murianews/Istimewa).

MURIANEWS, Grobogan – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus di Kabupaten Grobogan digencarkan. Salah satunya dilakukan Bandan Intelijen Negara Daerah atau Binda Jateng.

Kini, (17/1/2022), sebanyak 1.300 warga Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung yang jadi sasaran. Vaksinasi tak hanya menyasar ke anak usia 6-11 tahun saja, namun juga pada masyarakat umum. Kegiatan vaksinasi massal kali ini dipusatkan di Balaidesa Mojoagung, serta dilakukan secara door to door

Sebelumnya, Binda Jateng sudah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di sejumlah tempat di Grobogan. Antara lain di Desa Sumberejosari, Kecamatan Karangrayung dan Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh.

Selain di balaidesa, vaksinasi juga dilakukan secara door to door pada masyarakat. Kemudian, vaksinasi untuk para pelajar dan santri yang pelaksanaannya ditempatkan di SMPN 1 Kradenan dan SMPN 2 Kradenan dan sejumlah titik lainnya.

Untuk jenis vaksin yang dipergunakan bagi pelajar masih jenis Sinovac yang telah mendapatkan izin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak/pelajar usia 6-11 tahun. Sementara untuk masyarakat secara door to door menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

Baca juga: Nekat, Vaksinasi Anak di Pati Baru 37 Persen Sudah Gelar PTM

Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto mengungkapkan, selain di Grobogan, pada hari ini, pihaknya menyelenggarakan vaksinasi massal untuk usia 6-11 tahun, pelajar serta masyarakat secara door to door di empat kabupaten/kota lainnya. Yakni, Kabupaten Rembang, Pekalongan, Kudus, dan Kota Salatiga.

“Untuk target peserta vaksinasi hari ini sebanyak 6.000 orang,” katanya.

Menurut Sondi, vaksinasi anak ini sangat diperlukan mengingat mereka ini juga rentan tertular virus Corona. Dukungan orang tua dan seluruh pihak, seperti guru sangat diperlukan untuk suksesnya pelaksanaan vaksinasi ini. Beruntung saat ini orang tua sudah sangat memahami pentingnya vaksinasi anak.

“Guna menarik minta anak-anak mengikuti vaksinasi, maka dalam beberapa kesempatan kami mengajak anak-anak bermain sehingga anak-anak tersebut tidak takut jika mereka akan divaksin,” sambung Sondi.

Masih dikatakan Sondi, vaksinasi warga secara door to door selama ini telah terbukti meningkatkan partisipasi warga yang akan divaksin. Selain mendirikan sentra vaksinasi, Binda Jateng bersama dengan tenaga kesehatan juga melakukan jemput bola terhadap warga yang tidak hadir ke sentra vaksinasi. Konsep ini, sangat membantu warga terutama yang memiliki keterbatasan menuju ke sentra-sentra vaksin.

Seluruh upaya vaksinasi dilakukan oleh Binda Jateng bertujuan agar varian baru Covid-19 tidak menyebar di Jawa Tengah. Salah satunya dengan mengebut cakupan vaksinasi. Bahkan Binda jateng juga telah melauncing pelaksanaan vaksinasi booster. Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan kekebalan kelompok /herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus Covid-19 yang terus bermutasi.

“Dalam kegiatan ini, petugas Binda Jateng tetap memberikan edukasi protokol kesejatan kepada anak/pelajar dan masyarakat yang telah divaksin. Yaitu, diminta tetap menggunakan masker setiap melakukan aktivitas, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kami berharap tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 terutama pasca masuknya varian baru di Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...