Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Semarang, Ternyata…

Kanipah alias Andrew dihadirkan dalam jumpa pers dalam kasus pembunuhan istrinya sendiri Indah Safitri. (Detik.com)

MURIANEWS, Semarang – Kanifah alias Andrew (33), suami sadis yang tega membunuh istrinya sendiri, Indah Safitri (27) di rumah kontrakannya di Semarang ternyata sudah menikah delapan tahun.

Dari pernikahan tersebut, keduanya juga sudah memiliki seorang anak. Meski begitu, Kanifah alias Andrew ternyata gelap mata saat diminta untuk mencari kerja oleh sang istri.

Sebelum menghabisi sang istri, keduanya diketahui sempat cekcok. Dari situ, terdengar teriakan minta tolong dari korban. Namun, ketika tetangga datang, korban sudah tersungkur dan bersimbah darah.

Baca: Suami Pembunuh Istri di Kontrakan Semarang Ditangkap Polisi

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan peristiwa terjadi hari Sabtu (15/1/2022) pukul 12.30 WIB di Jalan Srinindito Baru, Semarang Barat.

Awalnya pelaku menjemput korban yang merupakan karyawan konveksi dan sedang dalam jam istirahat ke rumah. Saat di rumah tiba-tiba keduanya terjadi keributan.

Dalam keributan tersebut sang istri meminta pelaku bekerja. Kemudian pelaku mengatakan dirinya sedang tidak enak badan.

“Oleh istri diarahkan untuk mencari pekerjaan. Tapi pelaku bilang kalau lagi nggak sehat. Sepontan, sang istri bilang ‘Kalau nggak sehat ya berobat,” kata Kapolrestabes Semarang seperti dikutip Detik.com, Senin (17/1/2022)

Ucapan itu, lanjutnya, ternyata membuat pelaku tersinggung. Tiba-tiba pelaku langsung mengambil pisau lipat menusuk korban. Hingga akhirnya korban berteriak minta tolong.

Baca: Kejam! Istri di Semarang Tewas Ditusuk Suami Lima Kali di Leher

Namun saat sejumlah warga datang pelaku kabur. Pelaku menjemput anaknya yang berusia 4 tahun yang saat itu berada di rumah orangtua korban.

“Saya ajak beli jajan. Mau balik takut,” kata Andre di lokasi yang sama, saat ditanya kenapa menjemput anaknya setelah kejadian.

Ia tidak menyangkal pertengkaran terjadi karena dia diminta bekerja dan disuruh berobat. Dia jengkel dan nekat mengambil pisau dan langsung menusuk istrinya.

Saat beradu mulut bahkan pelaku menggertak dengan meminta istrinya membunuh pelaku. Tapi ternyata justru istrinya yang dihujam pisau.

“Saya bilang aku kan sudah berobat. Nggak sembuh-sembuh. Tapi malah istri bilang ‘bunuh aja aku’ hingga akhirnya bertengkar dan terjadi peristiwa tersebut,” terangnya.

“Saya sangat menyesal sekali,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, saat ini pelaku dijerat Pasal 44 ayat 3 UU No. 23 Tahun 2004 atau Pasal 338 KUHP tentang kekerasan dalam rumah tangga menyebabkan meninggal dunia, diancam dengan pidana penjara 15 tahun.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...