Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

12 Rumah di Tegal Ambles dan retak Gegara Longsor dan Tanah Gerak

Lantai salah satu rumah warga retak akibat tanah gerak akibat tingginya intensitas hujan di Tegal. (radartegal.com)

MURIANEWS, Tegal – Sebanyak 12 rumah warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara ambles dan retak-retak akibat bencana longsor dan tanah gerak yang melanda wilayah tersebut, Sabtu (15/1/2022).

Kepala Desa (Kades) Padasari, Mashuri mengatakan longsor dan tanah bergerak ini dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Jatinegara.

Melansir radartegal.com, akibat curah hujan tersebut, rumah milik Solihin di Dukuh Padareka RT 5 RW 1 bahkan bangunan belakangnya terbawa longsor.

Sedangkan di Dukuh Tigasari, tepatnya di RT 15 RW 3 pergerakan tanah menyebabkan lantai tiga rumah milik warga rusak. Sementara delapan rumah lainnyua rusak ringan.

“Kejadian ini bersamaan dengan turunnya hujan dengan intensitas yang cukup tinggi pukul 15.00 WIB,” katanya.

Mashuri menambahkan, tofografi desanya yang berada di antara tebing dan bukit menyebabkan wilayahnya sangat berisiko diterjang bencana. Saat ini ada dua padukuhan yang tertimpa longsor dan tanah bergerak, yaitu Dukuh Padareka dan Tigasari.

Kedua bencana itu juga menyebabkan jalan menuju ke Dukuh Padareka ambles sepanjang 30 meter dengan lebar tiga meter. “Jalan tersebut setiap tahunnya selalu diperbaiki. Sampai saat ini sudah ratusan kubik batu untuk makadam, namun tanah tetap bergerak.”

Salahsatu warga Dukuh Padareka, Solihin mengatakan, saat bagian belakang rumahnya longsor, dia sedang berada di musala. Sedangkan istri, anak, beserta cucunya di dalam rumah.

Istrinya kemudian mendatanginya sambil berlari menyelamatkan anak dan cucunya ke rumah saudaranya. Secara bersamaan, di Dukuh Tigasari juga terjadi bencana tanah bergerak.

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: radartegal.com

Comments
Loading...