Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Enam Karaoke Bandel di Jakenan Pati Bikin Petugas Meradang

Salah satu karaoke di Desa Tanjungsari, Jakenan disegel Satpol PP Kabupaten Pati. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Pati – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati akan menutup enam karaoke di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jakenan, Pati. Hal ini dikarenakan tempat-tempat karaoke itu bandel nekat buka saat ada larangan selama pandemi Covid-19.

“Kemarin (beberapa waktu lalu) ada aduan dari masyarakat ada karaoke di ruko-ruko Desa Tanjungsari, Jakenan. Maka kami datangi ternyata memang ada karaoke buka,” kata Sugiyono saat ditemui di Kantor Kecamatan Tlogowungu, Sabtu (15/1/2022).

Keenam karaoke ini satu di antaranya sudah disegel pada pekan kemarin. Sementara yang lainnya, masih menunggu klarifikasi dari pemilik karaoke.

Meskipun demikian, pihaknya melarang beroperasinya karaoke tersebut di saat pandemi Covid-19.

“Ada sekitar enam yang (akan) kita segel. Satu sudah kami segel karena tidak ada orangnya,” kata Sugiyono.

Baca: Kades di Pati yang Viral Karaoke Bareng PK Didenda Rp 2 Juta

Pihaknya akan memanggil para pemilik karaoke ini pada Senin (17/1/2022) nanti. Tak menutup kemungkinan mereka akan dikenai denda masing-masing Rp 5 juta lantaran melanggar protokol kesehatan dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),

“Senin akan kita panggil ke Kantor Satpol PP karena melanggar PPKM level 2,” ungkap Sugiyono.

Selain melanggar PPKM level 2, para pemilik juga belum mengantongi izin pendirian karaoke.

Baca: Satu Hotel di Pati Disegel Satpol, Diduga jadi Tempat Prostitusi

Ketika ditanya apakah ada indikasi adanya prostitusi di sana, Sugiyono belum bisa memastikan. Tetapi berdasarkan temuannya, ada satu bilik kamar di tempat-tempat prostitusi tersebut.

“Kami Belum menemukan ke sana. Tetapi di sana ada satu kamar. Tapi belum tahu itu digunakan untuk prostitusi atau tidak,” tandasnya.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...