Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pati Habiskan Rp 190 Miliar untuk Bangun 150 Infrastruktur

Pati Habiskan Rp 190 Miliar untuk Bangun 150 Infrastruktur
Peresmian Proyek-Proyek Pembangunan Kabupaten Pati tahun 2021 di Kantor Kecamatan Tlogowungu Baru. (MURIANEWS/Umar Hanafi)

MURIANEWS, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menghabiskan anggaran sebesar Rp 190 miliar untuk melakukan pembangunan pada 2021 lalu. Sebanyak 150 infrastruktur telah dibangun.

Itu diungkapkan Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati Pujo Winarno saat memberikan sambutan Peresmian Proyek-Proyek Pembangunan Kabupaten Pati 2021 di Kantor Kecamatan Tlogowungu Baru. Sabtu (15/1/2022).

“Totalnya sebesar Rp 190.049.059.150 (yang) terdiri dari 150 pekerjaan,” ujar Pujo.

Pujo mengungkapkan anggaran pembangunan itu dari berbagai macam sumber. Di antaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan bantuan keuangan dari provinsi.

Baca juga: ‘Percantik’ Stadion Joyokusumo, Pemkab Pati Anggarkan Rp2,3 Miliar

Sementara, untuk infrastruktur yang di bangun, terdiri dari 19 pekerjaan jalan dengan total nilai Rp 41,28 miliar, dua pengerjaan jembatan dengan total nilai Rp 2,09 miliar serta 64 gedung sebesar Rp 59,7 miliar. Di antara pembangunan gedung itu yakni Stadion Joyokusumo dan Kantor Kecamatan Tlogowungu.

“Lalu ada pembangunan irigasi sebanyak 19 pekerjaan dengan nilai Rp 33,5 miliar.  Taman ada 3 pekerjaan Rp 10,9 miliar. Termasuk alun alun timur, alun alun Kayen. Infrastruktur (lainnya) 43, Rp 42,3 miliar termasuk pembangunan dermaga tambatan kapal dengan anggaran Rp14 miliar,” beber Pujo.

Bupati Pati Haryanto berharap dengan adanya infrastruktur ini diharapkan perekonomian Kabupaten Pati semakin berkembang. Serta masyarakat Bumi Mina Tani semakin nyaman dan aman.

“Semua butuh pembangunan tetapi juga harus dirawat. Terutama musim harus sering dikontrol. Ini menandai berakhirnya pembangunan Kabupaten Pati tahun 2021,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Meskipun 150 proyek sudah diresmikan, masih ada proyek tahun 2021 yang belum kelar hingga sekarang. Proyek itu adalah renovasi Masjid Agung Baitunnur Pati. Renovasi kubah masjid molor lantaran cuaca yang tidak mendukung.

“Ada perpanjangan yakni kubah Masjid Agung Pati. Karena curah hujan jadi mengganggu (pengerjaan),” tandas Haryanto.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...